Kita semua tahu, dalam sebuah bisnis, pelanggan adalah aset yang sangat penting, bahkan yang paling penting. Karena itu jadi suatu hal yang sangat normal ketika sebuah perusahaan berusaha mendekatkan diri selalu dengan pelanggannya. Banyak cara yang akan sebuah perusahaan lakukan. Nah, sekarang ini dengan adanya perkembangan teknologi yang bersifat makin terbuka dan luas, membuat pelanggan makin cerdas. Tak hanya itu, mereka juga semakin selektif, kritis, dan bebas mengeluarkan ekspresi tanpa bisa didikte. Pendapat pelanggan ini merupakan suara yang alami, jujur, dan asli.

Perusahaan harus selalu berusaha mendengarkan pendapat pelanggan. Pendapat pelanggan ini juga menjadi sebuah isu penting untuk perusahaan. Ketika perusahaan bisa menyediakan layanan pelanggan yang punya kualitas baik, maka bisnis juga akan tumbuh baik. Selain itu reputasi bisnis juga akan meningkat dan kredibilitas perusahaan makin diperhitungkan.

Pendapat-Pelanggan-02

 

Perkembangan Teknologi Mempengaruhi Pendapat Pelanggan

Seperti yang sudah disebutkan sedikit di atas tadi, bahwa perkembangan teknologi sangat mempengaruhi kebiasaan pelanggan. Bahkan bukan hanya mempengaruhi, malah cenderung merubah kebiasaan pelanggan berhubungan dengan perusahaan. Kita bisa menjumpai hal semacam itu pada pemakaian sosial media. Seperti misalnya pada Facebook, Twitter, Instagram, hingga website.

Perkembangan itu nampaknya juga diperhatikan dengan baik oleh beberapa perusahaan. Saat ini sudah banyak perusahaan terdepan yang bisa mengelola segala macam pendapat pelanggan. Entah itu aspirasi yang dikirimkan melalui Facebook, atau media sosial lain. Salah satu yang menjadi contoh tentang pintarnya menangkap aspirasi pelanggan adalah amazon.com. Tapi kemudian muncul sebuah pertanyaan. Apa saja yang dimiliki perusahaan itu sehingga mereka bisa mengelola semua pendapat pelanggannya dengan baik? Apa saja cara dan tips yang mereka lakukan?

Tips Mengelola Aspirasi Pelanggan

Ada beberapa cara agar kamu yang memiliki sebuah perusahaan, entah skala kecil atau besar, bisa mengelola dengan baik aspirasi pelangganmu. Berikut ini tips-tips yang bisa kamu lakukan;

Pendapat-Pelanggan-03

 

1. Bersifat Terbuka

Tips pertama yang bisa kamu lakukan untuk bisa mengelola aspirasi pelanggan adalah dengan memiliki sifat terbuka. Kamu perlu tahu bahwa kebanyakan perusahaan yang besar dan unggul dalam mengelola pendapat dari pelanggan mereka selalu bersifat terbuka. Maksudnya, mereka selalu punya sebuah saluran khusus untuk menampung semua feedback dari pelanggannya. Ketika pendapat dari para pelanggan itu positif, perusahaan tersebut akan berteriman kasih. Tapi ketika mereka mendapati pendapat yang negatif dalam bentuk keluhan atau kritik, mereka tidak menutup diri.

Bagi perusahaan besar, keluhan pelanggan adalah sebuah aset penting dan investasi untuk kelangsungan bisnis dalam jangka panjang. Keluhan itu bisa kamu kelola dan respon dengan baik. Kamu bisa mencatat keluhan itu sebagai koreksi untuk perusahaan dan membuat perusahaan jadi lebih baik. Atau jika keluhan itu ternyata hanya keluhan asal, kamu hanya perlu mendengarkan keluhan mereka baik-baik. Bahkan ada beberapa orang yang berkata bahwa selama ada keluhan maka perusahaan masih akan terus berkembang. Sementara jika tidak ada keluhan, perusahaan tidak berkembang lagi. Artinya, ketika aspirasi positif saja yang diterima, maka secara tidak langsung perusahaan berhenti menumbuhkan diri mereka. Karena itulah, sebuah perusahaan juga harus memiliki sebuah sistem untuk menjawab segala aspirasi pelanggan tersebut.

2. Cepat Dalam Merespons

Saat sebuah perusahaan memberikan respon secepat mungkin pada semua pendapat pelanggannya, maka hal itu secara tidak langsung juga memuaskan pelanggan. Ketika kita cepat merespon, perilaku pelanggan akan cepat menjadi positif kepada semua tawaran perusahaan. Respon yang cepat itu bisa berpengaruh dengan sangat baik dan juga bisa meningkatkan kesetiaan para pelanggan. Selain itu juga bisa membuat pelanggan lebih toleran dengan segala masalah yang diterimanya. Karena dengan cepatnya respon, bisa jadi para pelanggan itu menganggap bahwa perusahaan akan mampu mengatasi masalah mereka dengan cepat.

3. Komunikasi yang Mudah

Maksud dari komunikasi yang mudah ini antara lain adalah ruang yang didapatkan oleh pelanggan untuk mengontak perusahaan ketika mereka mendapati keluhan atau juga pujian. Ketika komunikasi menjadi mudah, dan interaksi dengan perusahaan juga mudah, maka pelanggan akan merasa dirinya dekat dengan perusahaan. Selain itu, dengan berkembangnya teknologi, cara berkomunikasi juga semakin berkembang. Jika dulu berkomunikasi hanya dengan telepon atau surat yang dikirim pada perusahaan, sekarang sudah ada banyak cara lainnya. Misalnya dari sosial media dan lain sebagainya. Perusahaan harus sangat cerdas membaca kesempatan itu. Kamu, sebagai perusahaan juga harus mampu mengikuti trend tersebut agar bisa menyentuh pelanggan dalam kondisi apapun.

Ketika pelanggan bisa dengan mudah menyuarakan pendapat mereka, maka mereka akan semakin terikat dengan perusahaan dan semakin nyaman dengan perusahaan.

Pendapat-Pelanggan-04

 

4. Pakailah Sosial Media

Seperti yang sudah disebutkan di atas tadi, bahwa sistem komunikasi itu sekarang semakin berkembang. Terlebih lagi dengan berubahnya selera pelanggan dalam berkomunikasi. Mereka bisa suka memakai facebook, email, atau tempat lain. Nah, kemudahan akses itu muncul karena adanya sosial media. Dengan adanya sosial media, para pelanggan bisa beraspirasi kapan pun mereka inginkan dan dimana pun mereka ingin. Dengan adanya sosial media itu, maka perusahaan juga harus mengikuti trend itu. Ingat, untuk soal yang satu ini perusahaan harus mengikuti trend. Kenapa? Ketika semua pelangganmu menggunakan sosial media untuk menyampaikan keluhan atau pujian dan kamu tidak punya, bagaimana cara mereka menyampaikannya?

5. Sadari Kalau Ini Memberi Untung Pada Perusahaan

Kamu harus selalu menyadari bahwa setiap tindakan dalam menangani pendapat pelanggan itu adalah keuntungan untuk perusahaan. Menerima aspirasi pelanggan itu adalah sebuah hal baik untuk perusahaan. Karena perusahaan itu pasti akan bisa berkembang lebih baik lagi. Jadi, jangan halangi diri untuk menerima aspirasi dari para pelangganmu.

Pendapat-Pelanggan-05

 

6. Sebagai Bentuk Evaluasi

Setiap perusahaan itu harus mampu untuk selalu meneliti dan juga mengambil kesimpulan dari berbagai faktor. Terutama soal munculnya aspirasi dari para pelanggannya. Ketika para pelanggan itu memberikan respon buruk, perusahaan harus bisa meneliti kenapa respon buruk itu bisa muncul. Selanjutnya perusahaan harus berusaha untuk memperbaikinya. Ketika ada respon buruk itu, perusahaan harus mengetahui apakah penyebabnya adalah internal perusahaan atau eksternal perusahaan.

Bukan hanya ketika sedang kecewa, tapi ketika pelanggan sedang memberikan respon positif pun, perusahaan harus bisa mengetahui apa penyebabnya. Bukan malah tetap berdiam diri saja karena sudah merasa baik. Perusahaan yang besar adalah perusahaan yang tidak cukup baik, tapi harus selalu berusaha menjadi lebih baik.

Pada tahapan selanjutnya, setiap perusahaan haruslah bisa memperbaiki sistem perusahaan tersebut agar tidak ada lagi masalah yang sama. Apalagi ketika kekecewaan dari pelanggan itu berulang. Hal itu tentu bisa membaut pelanggan setia pada lari dan tidak ingin berbelanja atau berbisnis dengan kamu lagi.

Itulah beberapa bahasan mengenai pentingnya pendapat pelanggan. Saking pentingnya pendapat pelanggan, tak jarang ada CEO yang juga ikut langsung mengecek pengelolaan layanan pendapat pelanggan. Jadi, pelanggan adalah hal penting dan akan selalu penting. Semoga bermanfaat!

Send Comment

Captcha *