JOM

Ringkasan Materi JOM #7 “Kombinasi Trik Social Media dan Website”

  • Posted by
  • Posted in JOM
  • Komentar Dinonaktifkan pada Ringkasan Materi JOM #7 “Kombinasi Trik Social Media dan Website” Komentar

Pada artikel ini kami mau berbagi ringkasan materi Jogja Onliners Meetup (JOM) #7 tempo hari yang membahas tentang Kombinasi trik social media dan website yang dibawakan oleh Pakde Senggol (@JogjaUpdate) dan Mba Santi (Santishop).

Ringkasan yang pertama adalah dari Pakde Senggol yang juga adalah founder dari akun twitter informasi seputar Yogyakarta, @JogjaUpdate.

Menurutnya, akun pribadi dan akun bisnis harus dibedakan dan tidak bisa dicampurkan. Akun pribadi boleh ngetwit soal jualan bisnisnya, tapi akun bisnis tidak boleh ngetwit pribadi.

Kita bisa membuat akun Bisnis, akun Pribadi, akun Ego untuk mengakomodir kebutuhan kita. Tetapi memang harus dibedakan agar dapat membentuk karakter tertentu. Agar mendapat banyak follower konten yang dibuat harus lebih bermanfaat. Akan banyak yang lebih tertarik karena melihat akun yang positif dan harapannya mereka akan menjadi follower kita.

Apabila tidak memiliki konten yang banyak bisa saja mengulang konten yang sudah ada. Tetapi harus mengatur waktunya agar tidak terlalu dekat. Hal ini dilakukan agar akun kita selalu muncul di timeline. Pentingnya kita harus selalu muncul di timeline, karena orang-orang punya waktu favorite masing-masing untuk online dan cek twitternya.

Untuk kontennya sendiri harus tetep konsen dan konsisten dalam ruang lingkup twit yang kita usung. Untuk menciptakan karakter khas kita. Kemudian yang tidak kalah penting adalaha mempelajari karakter follower untuk kontennya. Harus concern dengan timeline untuk isi kontennya sendiri. Ada segmen-segmen tersendiri disesuaikan dengan kontennya. Segmen sendiri dibagi dalam waktu pagi, siang, sore, malam, dini hari, dan saat subuh.

Karakter dari follower sebenarnya seperti MLM atau bisa dibilang seperti skema ranting pohon. Akan bercabang-cabang terus. Setiap akun dapat mempengaruhi followernya. Jika informasi bagus orang akan meretweet. Dan orang yang menyukai barang tersebut akan tertarik dan melihat ke akun kita sebagai sumber informasinya. Agar diretweet buatlah kata-kata yang menarik dan jangan hardselling. Karena cenderung orang sekarang anti-pati dengan hardselling.

Untuk konten online shop harus lebih informatif. Misalnya sepatu, jangan hanya terbatas pada satu jenis sepatu. Jangan untuk jualan terus, berikan info menarik dan cerita tentang produk kita. Cari perbandingan twit jualan dan twit info yang pas. Sehingga follower yang melihat tidak merasa terlalu banyak iklan di akun kita. Sertakan gambar dengan segala keterangannya daripada diarahkan ke toko online kita. Picture punya efek lebih besar.

Pakde Senggol juga berbagi tips agar mendapatkan follower yang banyak. Diantaranya adalah:

1. Susun konten dari awal untuk mempermudah orang melihat timeline kita.
2. Follow orang sebanyak-banyaknya setelah menyusun konten sebelumnya
3. Follower yang menyebarkan informasi di follback.
4. Cara lainnya bisa memanfaatkan akun-akun buzzer yang lain
5. Membantu menjawab dan membantu pemberi informasi untuk menyebarkan informasinya juga
6. Selalu siap menjawab pertanyaan, kebanyakan orang akan langsung mention untuk bertanya daripada mengecek TL kita sebelumnya.

Sebelum mengakhiri sesi yang pertama, Pakde Senggol yang bernama asli Tri Martono ini memberikan pesan-pesan:

1. Di breakdown karakter followernya sehingga lebih mengenal betul karakter dari masing-masing follower. Karena masing-masing orang memiliki kebiasaan dan karakter dan kemampuan untuk memiliki gadget.
2. Supaya saat menetukan bahasa atau konten lebih mudah dan cepat diterima oleh follower. Teruslah belajar untuk memainkan 140 karakter agar memikat lebih banyak follower dan di RT oleh akun lain.
3. Kalo ingin di bantu promot, mentionlah akun yang relevan dengan akun bisnis kita. Jangan jualan sepatu mentionnya ke akun Kuliner. Untuk Mention juga harus pilih-pilih
4. Kita harus selalu siap menghadapi perubahan dan pergeseran media sosial ke depannya

Pada sesi berikutnya, Santi Zaidan yang memiliki butik online santishop.com juga berbagi dalam melakukan personal branding.

Justru karena alasan lebih mudah dalam mengolah personal branding, Mba Santi memanfaatkan namanya sendiri untuk bermedia sosial. Bertujuan untuk membangun trust dengan calon pembeli, Mba Santi memilih untuk menggunakan nama pribadinya untuk akun social media dari Santi shop.

Melihat dari karakter segmen Santi shop adalah wanita Indonesia yang memiliki kecenderungan untuk selalu bertanya terlebih dahulu dengan penjualnya atau bisa dibilang pembuatnya. Karena Santi shop menjual produk handmade maka penting untuk menciptakan trust kepada pembelinya. Sehingga Mba Santi lebih senang untuk menggunakan Personal Branding dirinya sendiri.

Santi shop sendiri sudah mempercayakan pengelolaan semua akun media sosialnya kepada admin socmed. Sehingga bisa lebih fokus untuk memberikan pelayanan dari online shopnya. Melihat dari peluang transaksi online yang ada pada Santi shop penjualannya sudah dapat mencapai 25% dari total omset yang ada. Media sosial yang digunakan adalah twitter, facebook, dan instagram.

Semua memang akun pribadi yang digunakan untuk publikasi produknya. Juga untuk melayani apabila ada yang menanyakan cara mengukur yang sebetulnya sudah ada di website Santi shop. Tetapi seperti yang dikatakan di awal juga oleh pakde Senggol orang memang cenderung malas untuk melihat atau mencari informasi sendiri. Cenderung banyak yang memilih untuk bertanya. Hal ini juga sebagai salah satu fungsi dari pentingnya media sosial untuk toko online.

Kemudian akun instagram yang digunakan untuk mempublish produk dari Santi shop juga diisi dengan tren yang diciptakan oleh Mba Santi sendiri. Sengaja memberikan tampilan-tampilan atau look dari desainernya sendiri. Selera dari desainer dalam fashion sehari-hari biasanya juga mempengaruhi customer untuk lebih percaya sehingga memesan pada kita.

Kemudian cara lain agar memiliki follower banyak adalah dengan endrosement. Santi shop berhasil meningkatkan jumlah followernya dari endorse artis yaitu Putri Titian. Itu salah satu tips yang digunakan oleh Santi shop.

Nah, itu lah sekelumit ringkasan materi JOM #7 yang berlangsung pada Minggu, 25 Mei 2014 yang lalu. Semoga dapat bermanfaat buat kamu dan jualan kamu.

Sampai bertemu di JOM #8 ya! See u….