Kenapa Seller Butuh OMS? Ini Manfaat & 5 Software Pilihannya

  • Posted by
  • Posted in Tips & Trik
  • Komentar Dinonaktifkan pada Kenapa Seller Butuh OMS? Ini Manfaat & 5 Software Pilihannya Komentar

Pesanan dari Shopee, Tokopedia, TikTok Shop, dan WhatsApp mulai menumpuk? Stok sering tidak sinkron, sementara salah kirim bikin pelanggan kecewa? Yuk, kenali apa itu OMS (Order Management System), cara kerjanya, dan bagaimana sistem ini membantu bisnis online mengelola pesanan lebih praktis.

Apa Itu Order Management System (OMS)?

Order management system adalah perangkat lunak untuk mengelola pesanan pelanggan dari berbagai kanal penjualan dalam satu sistem terpusat. 

Kalau selama ini kamu mencatat pesanan di spreadsheet, memeriksa stok secara manual, lalu menyalin alamat pelanggan satu per satu, OMS bisa menyederhanakan proses tersebut.

Bedanya OMS dengan pencatatan manual

Bayangkan kamu menjual 50 produk per hari melalui tiga marketplace. Setiap pesanan harus dicek, stok diperbarui, dan label pengiriman dicetak. Ketika pesanan bertambah, pekerjaan administratif ikut menumpuk.

Dengan OMS, pesanan dari kanal yang terintegrasi dapat masuk ke satu dashboard. Tim bisa memprosesnya tanpa terus-menerus membuka banyak aplikasi.

Baca Juga: Trik Jitu Jawab “Harganya Berapa Kak?” Biar Auto Closing

Perbedaan OMS, inventory management, dan WMS

SistemFungsi utama
OMSMengelola pesanan dari awal hingga selesai
Inventory managementMemantau jumlah dan pergerakan stok
WMSMengatur aktivitas gudang, termasuk penyimpanan dan pengambilan barang

Ketiganya bisa saling melengkapi, tetapi memiliki fokus berbeda.

Siapa yang membutuhkan OMS?

Coba cek apakah bisnismu mengalami kondisi berikut:

  • Berjualan di dua atau lebih kanal.
  • Menerima puluhan pesanan setiap hari.
  • Sering mengalami stok tidak sesuai atau overselling.
  • Admin kewalahan memproses pesanan.
  • Kesulitan memantau status pengiriman dan retur.

Jika beberapa poin tersebut terasa familiar, saatnya mempertimbangkan aplikasi manajemen pesanan online shop.

Baca Juga: Cara Mudah Setting WhatsApp Business, UMKM Wajib Coba Ini!

Fitur dan Fungsi Utama OMS untuk Bisnis Online

Order management system adalah

Tidak semua OMS memiliki fitur yang sama. Namun, beberapa fungsi berikut layak kamu prioritaskan.

1. Manajemen pesanan terpusat

Pesanan dari marketplace dan website yang terhubung dapat dipantau melalui satu dashboard. Admin tidak perlu mengecek setiap kanal secara bergantian untuk mengetahui pesanan mana yang harus diproses.

2. Sinkronisasi stok real-time

Ketika satu produk terjual di marketplace, sistem dapat memperbarui stok di kanal lain sesuai kemampuan integrasinya. Fitur ini penting untuk mengurangi risiko menjual barang yang sebenarnya sudah habis.

3. Otomasi picking dan packing

Tim gudang dapat menggunakan daftar pengambilan barang (picking list) dan daftar pengepakan (packing list) untuk memastikan produk yang disiapkan sesuai pesanan. Beberapa OMS juga mendukung pencetakan label pengiriman secara massal.

4. Integrasi kurir dan pelacakan

Jika didukung sistem yang digunakan, proses pembuatan label dan pembaruan status pengiriman menjadi lebih praktis. Pelanggan pun lebih mudah mendapatkan informasi tentang paketnya.

5. Pengelolaan retur dan refund

Riwayat pesanan membantu admin memeriksa transaksi ketika pelanggan meminta penukaran atau pengembalian dana.

6. Laporan penjualan dan data pelanggan

Data penjualan per kanal bisa membantu kamu mengenali produk terlaris, memantau performa toko, dan menyusun strategi promosi berdasarkan data.

Apa Manfaat OMS untuk Bisnis?

Mengelola banyak pesanan memang jadi kabar baik bagi bisnis. Namun, kalau prosesnya masih manual, pekerjaan admin bisa menumpuk dan risiko kesalahan ikut meningkat. Di sinilah manfaat OMS untuk bisnis mulai terasa.

  • Menghemat waktu admin dan mengurangi salah input. OMS menyatukan pesanan dari berbagai kanal dalam satu dashboard. Admin tidak perlu bolak-balik membuka marketplace atau mencatat transaksi secara manual, sehingga bisa lebih fokus melayani pelanggan.
  • Menjaga akurasi stok. Fitur sinkronisasi stok real-time membantu memperbarui persediaan di kanal yang terintegrasi. Kamu bisa mengurangi risiko overselling, pembatalan pesanan, dan kekecewaan pelanggan karena produk ternyata habis.
  • Mempercepat pengiriman. Proses picking dan packing, pencetakan label, hingga pemantauan pengiriman menjadi lebih teratur. Hasilnya, pesanan bisa diproses lebih efisien dan pengalaman pelanggan ikut meningkat.
  • Membantu mengambil keputusan berbasis data. Laporan penjualan memudahkanmu mengidentifikasi produk terlaris dan kanal yang paling produktif. Data ini bisa menjadi acuan untuk mengatur stok dan menentukan strategi promosi.
  • Mendukung bisnis tumbuh lebih cepat. Dengan alur kerja yang lebih rapi, kamu bisa menangani lebih banyak pesanan tanpa harus langsung menambah banyak admin.

Sebagai gambaran, 100 pesanan per hari dengan dua menit input manual per pesanan menghabiskan 200 menit atau 3 jam 20 menit sehari. Dengan otomasi yang tepat, sebagian waktu tersebut bisa dialihkan untuk mengembangkan bisnis

5 Rekomendasi Software OMS untuk Seller Online

Berikut beberapa pilihan yang bisa kamu pertimbangkan berdasarkan kebutuhan bisnis.

1. Jubelio

  • Cocok untuk: Bisnis yang berjualan secara omnichannel.
  • Fitur unggulan: Integrasi marketplace, webstore, POS, persediaan, gudang, dan laporan bisnis.
  • Kelebihan: Operasional berbagai kanal dapat dikelola melalui satu ekosistem.
  • Kekurangan: Kamu perlu mempelajari alur kerja dan menghitung biaya berdasarkan volume pesanan.
  • Harga: Cek harga terbaru di website resmi Jubelio.

2. Mekari Desty

  • Cocok untuk: Seller yang ingin mengelola beberapa marketplace sekaligus.
  • Fitur unggulan: Sinkronisasi stok, manajemen pesanan, pencetakan label, dan pengelolaan gudang.
  • Kelebihan: Mendukung berbagai marketplace lokal dan memiliki opsi integrasi dengan solusi bisnis lainnya.
  • Kekurangan: Periksa cakupan fitur dan skema biaya sesuai paket yang dibutuhkan.
  • Harga: Cek harga terbaru di website resmi Mekari Desty.

3. Zoho Inventory

  • Cocok untuk: UMKM yang membutuhkan pengelolaan inventaris dan beberapa lokasi penyimpanan.
  • Fitur unggulan: Manajemen pesanan, stok, gudang, dan integrasi dalam ekosistem Zoho.
  • Kelebihan: Pilihan paketnya mengakomodasi kebutuhan bisnis dengan kapasitas berbeda.
  • Kekurangan: Periksa dukungan integrasi marketplace Indonesia dan biaya tambahan yang mungkin diperlukan.
  • Harga: Cek harga terbaru di website resmi Zoho Inventory.

4. SIRCLO

  • Cocok untuk: Brand yang membutuhkan dukungan pengelolaan perdagangan digital dan operasional e-commerce.
  • Fitur unggulan: Pilihan solusi terkait pengelolaan kanal penjualan dan pemenuhan pesanan sesuai layanan yang digunakan.
  • Kelebihan: Layak dipertimbangkan untuk bisnis yang membutuhkan dukungan lebih luas daripada pengelolaan order saja.
  • Kekurangan: Cakupan layanan dan skema biaya perlu dikonfirmasi sesuai kebutuhan bisnis.
  • Harga: Cek layanan dan penawaran terbaru di website resmi SIRCLO.

5. WooCommerce dengan plugin OMS

  • Cocok untuk: Seller yang memiliki atau ingin membangun website toko sendiri menggunakan WordPress.
  • Fitur unggulan: Pengelolaan pesanan toko, integrasi plugin, dan kemungkinan koneksi ke sistem eksternal melalui API.
  • Kelebihan: Fleksibel untuk menyesuaikan website dan alur penjualan.
  • Kekurangan: Integrasi marketplace dan sinkronisasi stok lintas kanal mungkin membutuhkan plugin tambahan atau pengembangan khusus.
  • Harga: WooCommerce dapat digunakan tanpa biaya lisensi inti, tetapi hosting, ekstensi berbayar, dan integrasi tertentu bisa menambah biaya. 

Perbandingan Singkat Software OMS

SoftwareSkala bisnisIntegrasi marketplaceKemudahan penggunaan
JubelioUKM hingga bisnis berkembangBeragam kanalPerlu adaptasi
Mekari DestySeller multi-marketplaceBeragam marketplace lokalSesuai alur dan paket
Zoho InventoryUKM dengan kebutuhan inventarisPerlu verifikasi integrasi lokalPerlu adaptasi
SIRCLOBrand dan bisnis berkembangBergantung pada solusiSesuai layanan
WooCommerce + pluginToko online mandiriBergantung pada pluginPerlu konfigurasi

Catatan: Ketersediaan integrasi, fitur, dan biaya dapat berubah. Verifikasi kebutuhan spesifikmu langsung kepada penyedia sebelum memilih.

Cara Memilih Software OMS yang Tepat

Order management system adalah

Sebelum berlangganan, jangan langsung tergoda oleh banyaknya fitur. Mulailah dari masalah operasional yang ingin kamu selesaikan.

  • Periksa integrasi kanal. Pastikan OMS mendukung marketplace, website, atau kanal penjualan yang kamu gunakan.
  • Sesuaikan dengan volume order. Pertimbangkan kapasitas pesanan saat ini dan target pertumbuhan bisnis.
  • Hitung total biaya. Periksa biaya bulanan, biaya per pesanan, jumlah pengguna, dan biaya integrasi.
  • Utamakan kemudahan penggunaan. Pilih sistem yang mudah dipahami tim dan menyediakan dukungan implementasi.
  • Coba demo atau trial. Uji alur pesanan sebelum menggunakannya untuk transaksi sehari-hari.

Prinsipnya sederhana: pilih sistem yang menyelesaikan masalah bisnismu sekarang sekaligus mampu mendukung pertumbuhan berikutnya.

Cara Mengintegrasikan OMS ke Website Toko Online

Kalau sudah memiliki website e-commerce, integrasi OMS bisa membantu menyatukan penjualan dari website dengan kanal lainnya.

Berikut langkah yang bisa kamu ikuti:

  1. Tentukan platform website, misalnya WordPress dengan WooCommerce.
  2. Pastikan OMS mendukung integrasi melalui plugin, API, atau webhook.
  3. Hubungkan akun website dan OMS sesuai petunjuk penyedia.
  4. Samakan SKU dan data produk agar stok tidak tercatat sebagai produk berbeda.
  5. Atur aturan sinkronisasi stok dan status pesanan.
  6. Lakukan tes menggunakan pesanan percobaan.
  7. Pantau hasil integrasi dan perbaiki pengaturan jika ditemukan kendala.

Hindari tiga kesalahan umum: SKU tidak konsisten, data stok awal belum diperbarui, dan integrasi langsung digunakan tanpa tes. Ketiganya bisa memicu selisih stok atau pesanan yang tidak tercatat dengan benar.

Kesimpulan

Mengelola banyak pesanan tidak harus membuat operasional bisnis semakin rumit. Dengan Order Management System, kamu bisa menyatukan pengelolaan order, menjaga akurasi stok, dan merapikan proses pengiriman agar bisnis lebih siap berkembang.

Jika ingin membangun kanal penjualan sendiri, pertimbangkan juga website berbasis WooCommerce. Website ini memberimu ruang untuk mengembangkan brand dan mengelola toko secara lebih fleksibel. Agar performanya tetap optimal, pilih Hosting untuk WooCommerce dari IDwebhost yang sesuai dengan kebutuhan toko online-mu.

Dengan website yang andal dan OMS yang kompatibel, kamu bisa membangun alur penjualan yang lebih terintegrasi, mengurangi pekerjaan manual, dan fokus mengembangkan bisnis.