Tidak bisa diragukan lagi bahwa perhiasan adalah salah satu aksesoris fashion wanita yang paling populer. Hampir semua tipe perhiasan selalu jadi buruan pecintanya. Mulai dari cincin, gelang, gelang kaki, kalung dan anting. Banyak orang yang menjadikan mengoleksi perhiasan sebagai hobi maupun aktivitas. Dan tak sedikit juga yang akhirnya terjun ke bisnis perhiasan bermula dari hobi. Namun tak sedikit yang belum tahu, bagaimana cara memulai bisnis perhiasan, apalagi dengan modal yang minim.

Tentu akan sangat bagus jika Anda bisa mengalihkan hobi Anda, dari sebelumnya mengoleksi perhiasan menjadi memperdagangkan perhiasan. Anda bisa mendapatkan uang tambahan dari sana. Sebagai barang fashion, perhiasan adalah komoditas populer yang dapat digunakan untuk keperluan pribadi atau dibagikan sebagai perhiasan.

Bisnis Perhiasan Adalah Bisnis yang Kompetitif

Ada satu fakta yang harus diperhatikan oleh Kanca Jejualan. Yaitu, bisnis perhiasan adalah salah satu bisnis dengan tingkat kompetisi yang tinggi. Banyak brand baru dan mapan bersaing di pasar dan mempersenjatai diri dengan rencana dan strategi pemasaran masing-masing. Bisnis perhiasan Anda juga harus memberikan nilai lebih pada pelanggan.

Memulai Bisnis Perhiasan Tanpa Modal

bisnis perhiasan

Bisnis perhiasan adalah salah satu bisnis yang terbilang menarik. Ya, karena bisnis ini tak pernah sepi dengan pembeli. Tentu lazim kita temui sepanjang tahun orang membutuhkan dan menginginkan berbagai perhiasan yang unik dan indah untuk melengkapi penampilan. Jadi tak heran permintaan akan perhiasan juga terbilang stabil sepanjang tahun.

Namun, meskipun terhitung menjanjikan, sebagian besar orang justru enggan untuk menekuni bisnis yang satu ini. Mengapa? Tak lain karena bisnis perhiasan dianggap membutuhkan modal yang relative besar.

Hanya saja, bisnis perhiasan tidak harus selalu diawali dengan modal yang besar. Bisnis ini juga bisa dimulai dengan modal yang “cekak” alias pas-pasan. Banyak pengusaha perhiasan dekade ini yang memulai bisnisnya dengan modal yang pas-pasan.  Hal ini menjadi bukti bahwa bisnis yang sukses tidak harus selalu dimulai dengan modal yang besar.

Berikut ini adalah tips memulai bisnis perhiasan dengan modal pas-pasan:

1. Berani Memulai Dengan Modal Seadanya

Tips pertama, tentu saja Anda harus memiliki keberanian dalam diri Anda. Anda tidak perlu untuk menunggu dan menunda untuk memulai bisnis, hanya karena alasan modal yang terbatas, atau bahkan belum terkumpul.

Mulailah bisnis dengan modal seadanya terlebih dahulu. Karena, bisnis juga membutuhkan proses untuk berkembang, dan tidak selalu membutuhkan modal besar pada saat awal memulai bisnis.

2. Memilih Nama Brand

Namanya juga memulai usaha baru, Anda juga harus memilih nama yang tepat, yang cukup menggambarkan bisnis jual beli perhiasan yang Anda lakukan. Bagaimanapun, nama brand adalah wajah perusahaan. Jadi, Anda harus memilih nama brand dengan tepat.

Terkait pemilihan nama bisnis, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan. Pertama, Anda harus memastikan nama tersebut cukup unik dibandingka pesaing. Selain itu, nama yang Anda pilih juga sebaiknya mudah diucapkan, pendek, dan memiliki ejaan yang mudah diingat oleh orang.

3. Menentukan Target Pasar

bisnis perhiasan

Ketika memutuskan untuk terjun berbisnis, penting bagi Anda untuk menentkan target pasar. Apakah target pasar Anda hanya wanita saja, pria, atau keduanya. Pertimbangkan juga rentang usia calon pengguna perhiasan Anda. Anda harus memiliki kemampuan untuk memahami seperti apa target pelanggan Anda.

4. Menentukan Cara Produksi

Menentukan metode produksi merupakan langkah penting untuk mengenali kekuatan dan kekurangan Anda. Jika Anda merasa produksi. Jika Anda merasa memroduksi perhiasan sendiri dirasa cukup mahal, Anda bisa membeli perhiasan yang sudah jadi secara grosir. Untuk ini, Anda harus dapat menemukan supplier yang tepat.

5. Menetapkan Harga Produk

Menentukan harga perhiasan adalah bagian yang penting pada bisnis apapun itu. Anda harus mengetahui target pasar, dan seberapa banyak mereka mau membayar untuk sebuah perhiasan. Jangan sampai menetapkan harga jual kurang dari biaya produksi. Karena underpricing hanya akan membuat Anda merugi.

Yang harus Anda masukkan ketika akan menetapkan harga jual antara lain: Kualitas bahan, gaji karyawan, dan lama waktu produksi.

6. Memaksimalkan Pemasaran

Proses pemasaran menjadi hal yang sangat penting dalam sebuah bisnis, termasuk dalam hal ini bisnis perhiasan. Perhiasan sendiri memiliki segmen pasar tertentu da Anda harus memiliki kejelian untuk bisa menjangkau target pasar ini.

Masalah pemasaran ini tentu tak lepas dari problem yang dimiliki oleh orang yang baru memulai bisnisnya. Untuk mengatasi masalah ini, seorang pebisnis harus bisa berdaptasi dengan tren pemasaran yang ada. Misalnya dengan melebarkan pemasaran dengan menggunakan digital marketing.

Pemasaran sangat penting untuk sebuah brand. Dengan pemasaran, brand bisa mengedukasi audiens, meningkatkan visibilitas brand, dan berinteraksi dengan pelanggan. Membuat akun media sosial seperti Facebook, Twitter, Instagram, dan Pinterest adalah langkah yang tepat agar Anda bisa dengan mudah berbagi dan berinteraksi dengan target audiens.

Baca Juga : Jenis Strategi Pemasaran Efektif di Tahun 2020

7. Memanfaatkan Teknologi Untuk Menjangkau Konsumen

bisnis perhiasan

Kanca Jejualan, hadirnya teknologi membuat aktivitas pemasaran yang dulu terkesan ribet menjadi lebih mudah. Tak hanya mudah, hadirnya teknologi membuat proses pemasaran jadi lebih efektif dan terukur. Selain menggunakan media sosial seperti pada bagian sebelumnya artikel ini, Anda juga bisa menggunakan website untuk mendukung kegiatan pemasaran.

Dengan website, calon pembeli bisa mendapatkan informasi lebih dalam tentang perhiasan Anda. Jadi, akan semakin besar terbukanya peluang untuk terjadinya closing. Jadi jangan lupa untuk menyertakan call to action di website Anda.

Mengetahui Perbedaan Fine Jewelry Dan Fashion Jewelry

Satu lagi kemampuan yang wajib dimiliki seorang pebisnis perhiasan adalah kemampuan untuk membedakan fine jewelry dan fashion jewelry. Sebenarnya sangat mudah untuk memahami bagaimana cara membedakan antara fine jewelry dan fashion jewelry. Intinya terdapat pada bahan pembuatan perhiasan tersebut.

Mencari tahu kualitas logam dan batu permata sangat diperlukan untuk menentukan sebuah perhiasan disebut sebagai fashion jewelry atau fine jewelry.

Fine Jewelry

Fine jewelry digunakan untuk mendeskripsikan perhiasan yang terbuat dari emas murni, perak, platinum, atau logam mulia lainnya. Perhiasan jenis ini juga sering menggunakan batu permata berharga asli, seperti berlian, rubi, safir, dan lain sebagainya.

Fashion Jewelry

Fashion jewelry juga disebut dengan perhiasan imitasi. Biasanya dibuat dengan bahan dasar metal. Potongan-potongan ini sering dibuat dengan kuningan, tembaga, dan aluminium yang mudah bengkok. Bahkan logam berlapis emas juga termasuk sebagai fashion jewelry.

Kesimpulan

Itulah tadi tips berbisnis perhiasan. Semoga artikel ini dapat memberikan inspirasi Anda yang ingin terjun ke bisnis perhiasan dengan modal pas-pasan.

Perluas bisnis perhiasan Anda dengan mempunyai website toko online dari Jejualan. Klik di sini untuk informasi selengkapnya.

 

 

 

Send Comment