Kanca Jejualan, bisnis kecantikan adalah bisnis yang menjanjikan. Baik di masa sekarang maupun di masa yang akan datang. Terutama bagi kaum perempuan, merawat diri, terutama wajah dapat dianggap sebagai investasi kecantikan di masa mendatang. Perawatan wajah sudah dianggap sebagai kebutuhan pokok. Sejajar dengan sandang, pangan, dan papan.

Seorang wanita rela merogoh kocek dalam-dalam hanya untuk memiliki penampilan yang cantik, bersih, dan tentu saja menarik. Hal ini membuat bisnis kosmetik menjadi sebuah bisnis dengan prospek yang menarik. Peluang bisnis kosmetik bisa dikatakan masih cukup cerah di tengah situasi ekonomi yang sedang tidak menentu.

Karena kosmetik merupakan kebutuhan utama wanita, dan sangat identik dengan aktivitas belanja yang seakan menjadi kebutuhan dasar. Untuk mendukung hal ini, ada sebuah penelitian yang mengatakan bahwa permintaan akan produk kecantikan di Indonesia semakin meningkat setiap tahunnya.

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mencatat, industry kosmetik nasional mengalamai pertumbuhan sebesar 20% pada tahu 2018. Atau empat kali lipat dari pertumbuhan ekonomi nasional tahun tersebut.

Salah satu produk kosmetik yang sedang populer saat ini adalah skincare. Siapa yang tidak kenal dengan skincare. Trend skincare mulai marak di Indonesia, salah satunya karena adanya gelombang hallyu alias Korean Wave. Seketika, banyak orang yang ingin memiliki tampilan wajah yang glowing ala artis-artis dari Korea Selatan.

Dengan trend Korean Wave yang nampaknya belum menunjukkan tanda-tanda akan berakhir, berbisnis skincare adalah pilihan yang bagus saat ini. Lantas, bagaimana cara memulai bisnis skincare?

Pada artikel kali ini, Kami akan membagikan cara memulai bisnis skincare untuk Anda,para Kanca Jejualan semuanya. Jadi, simak artikel ini sampai selesai, ya.

Bisnis Skincare yang Menjanjikan

tips memulai bisnis skincare

Sudah menjadi bawaan lahir bahwa perempuan, dari segala usia selalu ingin tampil mempesona setiap saat. Maka dari itu produk kecantikan menjadi salah satu kebutuhan utama perempuan sejak zaman dulu kala. Produk kecantikan juga sangat banyak macamnya. Mulai dari make up, skincare, dan masih banyak lagi lainnya. Alat-alat kosmetik sepertinya tidak bisa dipisahkan dari keseharian perempuan.

Demi memenuhi kebutuhan kaum hawa, kini sangat banyak orang yang coba memanfaatkan peluang usaha tersebut. Di mana, berbisnis produk skincare bisa menjadi peluang yang cukup menjanjikan karena pertumbuhannya yang semakin setiap waktu.

Baca Juga : Cara Menggunakan Google Trends Untuk Bisnis

Tips Memulai Bisnis Skincare

Dalam kurun waktu 5 tahun terakhir, banyak orang yang beralih dn memulai berjualan online. Untuk Anda yang menyukai dunia kecantikan, bisnis skincare dapat dijadikan pilihan. Alasan paling rasional mengapa skincare adalah pilihan yang bagus, tidak lepas dari tren penjualan yang masih stabil, meskipun sedang berada di masa pandemi seperti ini. Berikut ini adalah tips memulai bisnis skincare yang harus Anda ketahui:

1. Mengetahui Problem Kulit

Sebelum memutuskan untuk terjun ke bisnis kosmetik, termasuk skin care salah satu tips penting yang harus Anda ketahui adalah melakukan riset pasar. Karena Anda terjun di dunia bisnis skincae, tentu yang menjadi perhatian Anda adalah permasalahan kulit yang banyak dihadapi orang Indonesia.

Salah satu keluhan umum orang Indonesia adalah masalah kulit berminyak yang menimbulkan jerawat. Selain itu, juga yang bersifat mencerahkan karena terpapar matahari seharian rentan membuat kulit nampak kusam. Salah satu hal yang bisa Anda lakukan adaah berbisnis skincare lokal. Meskipun skin care impor masih mendominasi pasar Indonesia saat ini, namun tak semua orang Indonesia cocok menggunakan produk impor, yang belum tentu tepat digukana di iklim Indonesia yang panas. Ini bisa jadi ceruk pasar menjanjikan untuk Anda.

2. Selalu Update Dengan Tren

tips memulai bisnis skincare

Salah satu hal yang harus Anda pertimbangkan ketika akan terjun ke binis produk kecantikan adalah mengetahui trend yang sedang terjadi. Trend produk kecantikan juga rutin mengalami perubahan setiap waktu.

Misalnya ketika gelombang Korean Wave atau Hallyu, trend kecantikan mendadak mengikuti gaya-gaya ala Korea yang serba glowing-glowing. Namun kini, trend tersebut mulai bergeser. Mendekati pergantian tahun 2021, gaya natural look mulai mendapatkan tempat. Gaya natural look dianggap lebih cocok dengan karakter wajah orang Indonesia karena di kawasan tropis.

3. Mengetahui Produk yang Diminati

Berdasarkan data, ada beberapa item produk kecantikan yang selalu diminati pelanggan di website-website ecommerce. Item-item tersebut meliputi toner, escence, serum, dan clay mask. Hal ini juga harus menjadi pertimbangan ketika akan menjual produk.

Misalnya, Anda sudah mengantongi clue bahwa pembeli produk Anda adalah orang-orang yang tidak mau ribet ketika memakai skincare. Sebagai pemecahan masalahnya, Anda bisa menyediakan serum sebagai produk pilihan.

4. Mengoptimalkan Google Trend

Untuk mencari tahu tentang apa yang dibutuhkan pelanggan, Google Trend bisa menjadi alat yang tepat untuk digunakan. Dari Google Trends, Anda bisa menemukan inspirasi berdasarkan data, bukan lagi asumsi semata.

Misalnya di kala pandemi seperti ini, Banyak orang berasumsi wanita tidak membutuhkan lipstick. Tetapi ternyata ketika dilakukan riset, justru pencarian lipstik malah menunjukkan tren meningkat, dibandingkan maskara atau eyeliner. Padahal di masa ini, di mana penggunaan masker adalah kewajiban, orang akan lebih sering menggunakan eyeliner daripada lipstik.

5. Pemilihan Bahan

tips memulai bisnis skincare

Salah satu tips memulai bisnis skincare adalah pemilihan bahan yang berkualitas. Walaupun memulainya sebagai bisnis rumahan, bukan berarti jenis produk yang Anda jual juga harus terbatas. Dari rumah, Anda misalnya bisa menjual skincare yang cocok dengan kebutuhan orang Indonesia.

Untuk mencerahkan kulit contohnya. Bengkoang bisa dipilih sebagai bahan utama yang digunakan.Bengkoang dipercaya dapa membuat kulit lebih cerah, sehingga cocok dijadikan masker wajah.

Kemudian untuk yang memiliki wajah yang mudah berjerawat. Masker berbahan dasar sulfur diyakini sebagai bahan yang mujarab untuk mencegah dan mengobati jerawat.

6. Menentukan Cara Promosi Produk

Pada bisnis apapun, pemasaran adalah ujung tombak bagi kelangsungan sebuah bisnis. Sebagus apapun produk yang Anda jual, tidak akan jadi apa-apa jika aktivitas pemasaran berjalan buruk.

Oleh sebab itu penting bagi Anda untuk melalukan promosi dengan maksimal. Tinggalkan sikap malas upload produk foto kosmetik Anda di berbagai kanal media sosial.

Penutup

Skincare adalah bisnis yang menjanjikan. Kebutuhan pasar dan permintaan yang stabil jadi alasan mengapa bisnis ini masih sangat prospektif. Pun di masa pandemi seperti ini.

Mau bisnis skincare Anda berkembang lebih besar dan bebas menjalankan bisnis? Tunggu apalagi, buat website toko online Anda sekarang juga bersama Jejualan, Buka Toko Online Cuma 20 Detik.

 

 

 

 

 

 

Send Comment