Sebagai pemilik website, apa yang Anda inginkan ketika pertama kali membuat website? Tentu mayoritas ingin mendapatkan jumlah pengunjung yang banyak dan ramai. Apalagi sejak Google mengenalkan konsep Google Adsense hampir sedekade yang lalu. Semakin banyak orang yang termotivasi untuk mendapatkan uang iklan dari blog mereka.

Salah satu hal yang mempengaruhi ramai atau tidak sebuah website tak lain dan tak bukan adalah konten. Bahkan ada frasa yang begitu diimani oleh banyak blogger di seluruh dunia: “Content is a King!”. Sayangnya, untuk mendapatkan pengunjung yang banyak sekaligus konten yang bagus bukanlah pekerjaan yang mudah.

Seringkali seorang pemilik website telah membuat banyak konten namun ternyata jumlah pengunjung tidak seperti yang diharapkan. Salah satu penyebabnya bisa jadi disebabkan karena salah menentukan kata kunci. Terutama untuk Anda yang sedang menjalankan bisnis online, konten juga tak boleh dianggap sebelah mata. Untuk menentukan konten apa yang sebaiknya diangkat di website, Anda bisa menggunakan tools milik Google bernama Google Trends.

Pada artikel kali ini, Jejualan akan membahas bagaimana cara menggunakan Google Trends untuk strategi konten. Juga, Anda akan mempelajari apa saja informasi yang akan didapatkan dari Google Trends, yang dapat digunakan sebagai insigt membuat konten yang menarik untuk website. Jadi, simak artikel ini sampai selesai, ya, Kanca Jejualan.

Apa Itu Google Trends?

cara menggunakan google trends

Sebelum membahas lebih jauh cara menggunakan Google Trends untuk strategi konten, ada baiknya bagi Anda untuk mengetahui apa itu Google Trends. Google Trends adalah fitur tren penelusuran yang menunjukkan seberapa sering sebuah istilah penelusuran tertentu dimasukkan ke mesin pencari. Google akan menghitung total volume relatif dalam jangka waktu tertentu.

Google Trends pertama kali dirilis pada tahun 2012, hasil merger Google Insight for Search. Dan sampai kini, Google terus melakukan penyempurnaan pada Google Trends. Layanan milik Google ini memiliki fitur yang tergolong lengkap, karena memiliki banyak fungsi dan fitur yang menarik.

Mulai dari topik apa yang sedang banyak dibahas, keyword apa yang sering dipakai, membadingkan performa antar kata kunci. Tampilannya juga sederhana dan mudah dimengerti. Dan Anda bisa menggunakan layanan ini secara gratis.

Google Trends banyak digunakan untuk keyword research dan menemukan lonjakan peristiwa dalam volume pencarian kata kunci. Yang akan Anda dapatkan antara lain adalah data terkait kata kunci, termasuk indeks volume pencarian dan informasi geografis tentan pengguna mesin pencari.

Baca Juga : Melacak Marketing Campaign Menggunakan UTM Tracking

Cara Menggunakan Google Trends

Mencari informasi terkait kata kunci dan ide konten menggunakan Google Trends sebenarnya cukup mudah dilakukan. Namun alangkah baiknya sebelum menggunakan Google Trends, Anda sudah lebih dahulu tahu topik apa yang ingin diteliti.

Menentukan topik diawal akan membantu Anda fokus ketika mencari informasi sesuai dengan topik yang ingin Anda cari. Berikut adalah cara menggunakan Google Trends untuk strategi konten:

1. Membuka Google Trends Menggunakan Google Trends

cara menggunakan google trends

Untuk bisa menggunakan Google Trends, maka Anda harus memiliki akun Google terlebih dahulu. Jika sudah memiliki akun Google, Anda tinggal membuka halaman Google Trends. Pada halaman utama, Anda akan melihat tampilan contoh peta hasil pencarian berdasarkan kata kunci tertentu. Anda jgua dapat melihat kata kunci yang mengalami peningkatan volume pencarian.

Pada halaman yang sama, Anda juga dapat melihat tombol-tombol untuk memfilter topik berdasarkan kriteria tertentu. Antara lain berdasarkan negara, waktu, kategori, dan jenis penelusuran. Ada beberapa jenis penelusuran. Yaitu web search, news search, Google Shopping, dan Youtube Search. Dengan ini, Anda bisa mendapatkan informasi mengenai kata kunci yang paling populer setiap harinya.

Untuk halaman Daily Search Trends dapat Anda akses melalui ikon tigai strip horizontal -> “Trending Searches” di bagian pojok kiri atas Google Trends.

2. Cara Mencari Kata Kunci di Google Trends

Pada bagian pertama, Anda sudah megetahui fungsi dasar dari Google Trends. Lantas, bagaimana cara untuk mencari kata kunci yang ingin dicari? Untuk melakukan hal ini, Anda bisa menuliskan kata kunci yang ingin dicari ke kolom “Enter a Search Term or a Topic” atau Add a Search Term”.

Misalnya, ketika mengetikan keyword “website toko online”, Google Trends akan memunculkan informasi yang cukup lengkap mengenai intensitas pengguna Google Search menggunakan kata “website toko online”.

Anda akan melihat grafik-grafik tren pengguna yang mencari kata kunci “website toko online” dalam waktu tertentu. Secara default, yang tampil adalah tempo 12 bulan. Grafik menggunakan data berdasarkan negara sesuai dengan lokasi Anda saat ini. Namun Anda juga dapat melakukan penyesuaian. Pada bagian bawah halaman, Anda akan menemui menu “related topics”dan “related queries.

3. Cara Menggunakan Google Trends Untuk Membandingkan Kata Kunci

Fitur keren yang juga dimiliki oleh Google Trends adalah kemampuannya untuk membandingkan kata kunci. Google Trends memiliki fitur Comparison yang dapat digunakan untuk membandingkan sampai dengan lima keyword sekaligus. Fitur tersebut memberikan Anda perbandingan tingkat pencarian antar keyword dalam bentuk grafik, peta wilayah, dan kueri yang berhubungan.

Anda juga dapat melakukan filterisasi berdasarkan lokasi, kategori, waktu, dan jenis penelusuran. Dan tak hanya itu, Google Trends juga menyediakan opsi unduh, embed,dan share topik yang sedang dicari.

4. Melakukan Pencarian Spesifik

Di Google Trends, Anda tak cuma bisa meneliti keyword di Google Search saja. Tapi juga pada penelusuran lainnya. Youtube misalnya. Anda dapat menganalisa apa saja yang banyak dicari di Youtube.

Saat Anda mengklik Youtube, secara otomatis Google Trends akan mengubah tampilan grafik menjadi data pencarian dari Youtube. Pun Anda bisa menggunakan pencarian spesifik untuk Image Search, News Search, dan Google Shopping.

5. Memprediksi Tren

cara menggunakan google trends

Google Trend memberikan informasi yang cukup lengkap. Informasi yang Anda dapatkan dari Google Trend dapat Anda manfaatkan untuk membuat konten yang menarik dengan keyword tertarget. Ada tiga catatan saat Anda sedang memprediksi tren, yaitu:

  • Identifikasi tren sesuai dengan wilayah atau kategori yang ditargetkan
  • Bandingkan frasa yang memiliki arti yang sama
  • Lihat grafiknya. Jika grafik semakin naik, bisa jadi tren ke depan akan naik. Tetapi Anda harus waspada karena bisa jadi tren hanya naik dalam waktu tertentu saja.

6. Menemukan Wawasan Tambahan di Top Chart

Top Chart memiliki perbedaan dari tren yang sedang dilihat kebanyakan orang. Bisa dibilang, fitur ini bisa dibilang untuk menunjukkan 100 konten yang sedang hangat dibicarakan di Google. Anda bisa melihat topik yang sedang tren di berbagai kategori.

Kesimpulan

Google Trends terus menerus mendapatkan penyempurnaan dari waktu ke waktu. Tetapi fungsinya secara umum masih sama. Hasil analisa Andalah yang akan membedakan Anda dengan kompetitor. Semoga artikel ini dapat memberikan insight baru bagi Anda tentang cara menggunakan Google Trends untuk strategi konten.

Onlinekan bisnis Anda sekarang juga dengan website toko online Jejualan, Buka Toko Online Cuma 20 Detik. Klik di sini untuk informasi lebih lanjut.

Send Comment