Tips Menghindari Penipuan Toko Online

  • Posted by
  • Posted in Berita
  • Komentar Dinonaktifkan pada Tips Menghindari Penipuan Toko Online Komentar

penipuanonline

Menjalankan sebuah toko online merupakan bisnis yang fleksibel karena dapat dilakukan dimana pun dan kapan pun. Apakah kamu seorang ibu rumah tangga yang mengelola sebuah toko sederhana?. Kamu harus mencoba membuat toko online yang bisa dibangun oleh berbagai individu dari semua lapisan masyarakat dengan keuntungan yang lebih banyak.

Meskipun mendapat keuntungan yang menakjubkan, pemilik toko online menghadapi banyak rintangan yang unik untuk platform mereka. Beberapa di antaranya yaitu ketika toko online dibiarkan atau kurang dijalankan yang dapat merugikan penjualan, keamanan dan keberhasilan secara keseluruhan.

Industri eCommerce di seluruh dunia adalah raksasa pasar dolar. Hal ini juga yang menciptakan peluang besar bagi individu untuk melakukan cybercrime. Dengan menggunakan cybercrime mereka dapat melakukan hal yang merugikan toko online. Biasanya ini akan sulit bagi pedagang untuk mengidentifikasi transaksi yang berpotensi penipuan.

Berikut adalah beberapa jenis penipuan toko online yang terjadi sehari-hari, di seluruh dunia:
1. Pencurian identitas
2. Penipuan alamat pengiriman
3. Penipuan pembelian internasional
4. Malware yang mengumpulkan informasi pribadi para konsumenmu dari situs bisnismu

Ancaman penipuan online merupakan ancaman  yang serius  dan berpotensi menyebabkan bisnismu mengalami kerugian besar. Ada sejumlah langkah-langkah proaktif yang dapat di ambil untuk membantu meminimalkan risiko dan kerugian yang terkait dengan penipuan.

Jadi apa langkah-langkah spesifik yang dapat di ambil untuk melindungi bisnis online terhadap penipuan?

1. Mengurangi kemungkinan penipuan dengan menerapkan sistem keamanan pembayaran kartu seperti Verified by Visa dan MasterCard SecureCode.

2. Pastikan ada AVS dukungan penyedia pembayaran (Verifikasi Alamat Service), CV2 (kode pengaman di belakang kartu) atau  3D Secure (seperti Verified by Visa).

3. Gunakan layanan profiling penipuan seperti FraudWatch ke tempat pesanan yang berpotensi penipuan sebelum mengolahnya.

4. Periksa rincian informasi yang bersangkutan. Apakah pembeli adalah pemegang kartu kredit yang sebenarnya?. Pastikan alamat pengiriman valid. Kamu lebih baik menghindari pengiriman ke PO BOX karena mereka sering digunakan sebagai alamat palsu.

5. Hubungi konsumen yang berpotensi melakukan penipuan dengan memberikan pertanyaan tentang pesanan mereka. Pembeli bermasalah cybercrime hampir tidak pernah menargetkan toko tunggal. Jika alamat penagihan dan pengiriman berbeda, ini bisa menjadi bendera merah. Ambil langkah-langkah untuk memastikan agar mereka tidak curang, seperti menelepon nomor telepon yang disediakan.

6. Mengirimkan produk mu dengan kode pelacakan untuk membuktikan pengiriman. Untuk pengiriman bernilai tinggi, berlakukan adanya tanda tangan. Jangan terjebak dalam perselisihan yang menyebabkan berantakan ketika pengiriman dengan mudah dapat diverifikasi melalui kode pelacakan.

7.  Pastikan sistem mu dan layanan mu sesuai PCI.

8.  Mencegah pencurian dengan memastikan langkah-langkah keamanan komputer mu, termasuk Firewall dan Anti-Virus secara normal.

Penipuan telah menjangkit industri eCommerce selama bertahun-tahun. Menurut Lexis Nexis, total biaya penipuan lebih dari $ 102.000.000.000 dolar tahun lalu, dengan angka ini diperkirakan akan meningkat secara dramatis pada tahun berikutnya.

Tidak peduli berapa banyak langkah-langkah keamanan yang di terapkan, tidak ada cara untuk mencegah penipuan 100% dari waktu ke waktu. Tapi, dengan kewaspadaan dan pelaksanaan beberapa langkah di atas, kamu dapat mengurangi kesempatan untuk kehilangan pendapatan akibat penipuan.

Demikian tips menghindari penipuan toko online. Semoga bermanfaat.