Tips Meningkatkan Open Rate Email Marketing

  • Posted by
  • Posted in Tips & Trik
  • Komentar Dinonaktifkan pada Tips Meningkatkan Open Rate Email Marketing Komentar

Ketika sedang menjalankan bisnis, tentu kamu mengharapkan bisnis yang sedang berjalan saat ini mengalami peningkatan di semua sisinya. Salah satunya adalah dengan mengembangkan bisnis online.

Dengan mengadaptasi penggunaan teknologi digital, usaha yang kamu jalankan berkesempatan untuk dikenal lebih luas. Juga dapat menjangkau ke berbagai tempat yang sulit dicapai jika hanya melakukan bisnis offline. Namun, dengan teknologi digital, kamu berkesempatan untuk meningkatkan penjualan.

Ada banyak cara yang bisa dilakukan ketika kamu melakukan aktivitas pemasaran. Kamu bisa menggunakan berbagai platform dan layanan,tentu saja. Salah satunya adalah menggunakan teknik email marketing.

Email marketing masih menjadi salah satu metode pemasaran digital yang banyak digunakan. Meskipun digempur social media, masih banyak marketer yang percaya dengan keampuhan email marketing. 

Hanya saja, ada satu masalah yang biasanya ditemui di email marketing. Yaitu open rate. Ada banyak cara untuk meningkatkan open rate email marketing. Pada artikel kali ini, kami akan membagikan tips dan trik pada Kanca Jejualan, cara meningkatkan open rate email marketing. Jadi, simak artikel ini sampai selesai, ya. 

Memahami CTR

Bukan, ini bukan tentang game balap yang dulu pernah merajai konsol PS1 dan PS 2 lebih dari sepuluh tahun yang lalu. Yang dimaksud CTR pada artikel kali ini adalah click-through rate. CTR adalah rata-rata jumlah user yang mengklik sebuah tautan dibandingkan seluruh pengunjung yang melihat website, email, dan berbagai saluran pemasaran lainnya. 

Baca Juga : Bisnis T-Shirt Untuk Pemula 

Khusus untuk email marketing, CTR berarti sejumlah pengguna yang membuka email dan mengklik CTA, dibandingkan dengan keseluruhan user yang menerima email. Tampak sederhana, bukan? 

Walau demikian, inilah salah satu tantangan terbesar yang bagi seorang email marketer. Untuk mengetahui besaran angka CTR, kamu bisa menggunakan rumus berikut ini: 

Email CTR = Jumlah klik/jumlah email terkirim x 100

Dengan mengetahui jumlah CTR, kamu bisa tahu, apa saja yang harus ditingkatkan dari strategi email marketing yang sedang kamu jalankan. 

Beberapa masalah yang kerap menjadi penghambat kampanye email marketing, misalnya audiens yang tidak sesuai, CTA yang kurang “nendang”, dan lain sebagainya. Untuk meningkatkan CTR, jangan lupa memastikan bahwa email yang kamu kirimkan dapat dbuka dengan mudah di perangkat mobile, seperti smartphone. 

Tips Meningkatkan Open Rate Email Marketing 

Pada bagian sebelumnya artikel ini, kita telah mengetahui bahwa CTR bisa menjadi indikator untuk memperbaiki banyak hal terkait email marketing yang dijalankan. Kemudian, bagaimana caranya meningkatkan open rate? 

Berikut tips meningkatkan open rate email marketing yang harus kamu tahu: 

1. Memahami Tujuan Email Marketing

Saat akan membuat kampanye email marketing, salah satu hal penting yang harus kamu perhatikan adalah tujuan yang ingin dicapai. Dengan tujuan yang jelas,kamu bisa menentukan strategi yang berorientasi pada hasil. 

Apakah itu dalam bentuk sales, traffic ke website, meningkatkan loyalitas pelanggan. 

2. Gunakan Form Double Opt-In

Salah satu tips meningkatkan open rate email marketing, adalah dengan menggunakan form double opt-in. Penggunaan form ini dimaksudkan, agar orang-orang yang mengisi form email marketingmu melakukan konfirmasi, untuk masuk ke list email yang kamu buat. Sehingga, kedepannya, email yang kamu kirimkan tidak masuk ke folder spam. 

Kemudian, usahakan dalam email yang kamu kirimkan hanya membuat sedikit gambar dan tautan. Ya, email yang terlalu banyak membuat gambar dan tautan, semakin besar potensinya untuk masuk ke tab Promotion. 

Tab Promotion dan folder spam adalah dua hal yang paling tidak diinginkan oleh para pengirim email. Semakin sering email marketingmu masuk ke folder spam, tingkat open rate-nya akan semakin berkurang. 

3. Perhatikan Subjek Email 

Subjek email bisa menjadi alasan apakah penerima akan membuka atau mengabaikan email yang masuk. Jadi, subjek email yang menarik adalah sebuah keharusan untuk meningkatkan open rate. 

Dua hal yang harus kamu ingat saat akan menentukan subjek email, antara lain: Buatlah subjek yang sesingkat mungkin dan cukup mendeskripsikan konten yang ada di dalamnya. 

4. Perhatikan Waktu Pengiriman Email 

Waktu pengiriman email adalah salah satu hal yang sering dianggap remeh oleh banyak orang. Padahal, waktu pengiriman juga berpengaruh besar dalam memastikan penerima akan membuka email yang kamu butuhkan. 

Lantas, kapan waktu yang tepat untuk mengirimkan email marketing? Pada dasarnya, semua waktu adalah baik. Hanya saja, tergantung dari perilaku pelanggan emailmu. Untuk mengetahui perilaku pelanggan, kamu bisa menggunakan A/B testing. 

Karena konteksnya email marketing, tes ini dilakukan dengan membandingkan dua versi dari suatu email marketing, untuk melihat manakah yang memiliki performa lebih baik. Kamu bisa membandingkan, waktu pengiriman manakah yang memiliki open rate yang lebih tinggi. 

5. Membersihkan List Email

Membersihkan list email memang tidak dapat langsung meningkatkan open rate email marketingmu. Hanya saja, karena kadang kapasitas email terkirim yang kadang terbatas, upaya bersih-bersih juga tetap harus dilakukan. 

Pantau siapa saja yang tidak membuka emailmu dalam periode tertentu. Kumpulkan dan lakukan segmentas, kemudian lalu hapus. Dengan begitu, emailmu akan berisi pengguna yang senantiasa membuka emailmu. 

Mengapa Harus Menggunakan Email Marketing

Email marketing merupakan salah satu media yang sangat efektif dan dapat digunakan berbagai jenis industri. Hal ini karena sebagai penjual, kamu dapat mengirim email ke calon pelanggan tertarget dengan biaya yang lebih terjangkau. Tren penggunaan email marketing juga meningkat setiap tahunnya. 

Berikut ini adalah alasan mengapa email marketing penting untuk bisnis: 

1. Dapat Menghemat Waktu

Alasan pertama mengapa harus menggunakan email marketing adalah sal penghematan waktu. Email marketing sendiri hanya terdiri dari proses yang itu-itu saja. Bayangkan, berapa banyak waktu yang terbuang untuk mengirim email secara manual.

Dengan menggunakan tools email marketing, setidaknya pekerjaan ini bisa kamu serahkan ke sistem yang ada. Sehingga, kamu akan lebih fokus untuk menjalankan bisnis. 

2. Lebih Personal 

Penggunaan email marketing memungkinkan brand untuk berkomunikasi secara lebih personal dengan calon pelanggan. Ya, karena email akan langsung dikirimkan kepada masing-masing pelanggan. Tentunya hal ini dapat menjadikan hubungan antara brand dengan pelanggan menjadi lebih dekat.

Salah satu bentuk komunikasi yang personal, misalnya dengan menyapa pelanggan dengan menyebut nama mereka. Email yang menggunakan sapaan nama memiliki open rate yang lebih tinggi dibandingkan yang tidak. 

Penutup

Email marketing adalah salah satu metode penting digital marketing yang akan selalu relevan. Salah satu indikator keberhasilan email marketing adalah open rate. Semakin tinggi angka open rate, semakin besar kontribusi email marketing untuk bisnismu. Semoga artikel tips meningkatkan open rate email marketing dapat memberikan inspirasi untukmu. 

Wujudkan ide bisnismu dengan website toko online dari Jejualan. Dapatkan berbagai fitur terbaik toko online harga terjangkau dari Jejualan, Buka Toko Online Cuma 20 Detik.