Setiap website membutuhkan kampanye marketing online untuk mencapai target audiens dan memaksimalkan penjualan. Para ahli menerapkan berbagai strategi SEO untuk memastikan bahwa situs web dapat menarik pengunjung, serta meningkatkan prospek dan konversi.

Seiring dengan kampanye pemasaran, Anda juga harus memiliki akun Google Analytics yang akan melacak sebarapa banyak orang yang mengunjungi dan meningkatkan lalu lintas pada website. Laporan dari Analytics akan membantu Anda melacak kampanye pemasaran dan karenanya, Anda dapat membuat strategi untuk meningkatkan penjualan.

Melalui Google Analytics Anda dapat mengukur kampanye yang pernah Anda lakukan. Dengan membuat URL, Anda dapat membuat parameter kampanye khusus yang ditandai untuk tautan kampanya.

Cara Menggunakan Tracking Google Analytics

UTM Tracking

Kanca Jejualan, Google Analytics diperlukan oleh pemiliki website untuk melacak kampanye marketing. Misalnya, ada beberapa blogger membuat ulasan bersponsor di website Anda, akan sulit bagi Anda untuk melacak mereka jika tidak menggunakan Google Analytics.

Jadi, sudah pasti tracking memainkan peran penting dalam menentukan strategi SEO yang tepat untuk website Anda. Yang pada gilirannya dapat secara langsung mempengaruhi peringkat website Anda di Google. Untuk hal ini, Anda perlu melakukan pelacakan, yang dikenal sebagai UTM parameters.

Mengaplikasikan UTM Tracking

UTM atau Urchin Tracking Moblie adalah format yang digunakan oleh Google untuk melacak URL. Bentuknya seperti informasi kecil yang ditambahkan di bagian akhir URL, yang memberikan informasi lebih banyak kepada Google tentang tautan yang spesifik tersebut.

Tipe UTM Parameter

Para ahli di bidang SEO umumnya menggunakan 5 UTM parameter yang berbeda untuk melacak berbagai informasi dari Google Analytics. Tetapi diluar kelima parameter tersebut, ada tiga parameter yang secara regular dan sangat dibutuhkan dibanding dua opsi lainnya. Berikut ini adalah ketiga opsi utama dari URL tracking tersebut:

  • Utm_campaign: Istilah ini juga bermakna sebagai nama kampanye. Artinya, adalah keseluruhan kampanye pemasaran yang sedang Anda jalankan. Nama kampanye dapat mereprentasikan penjualan tertentu, peluncuran produk, atau kampanye pada musim-musim tertentu.
  • Utm_medium: Juga dikenal sebagai kampanye medium, yang mendeskripsikan aktivitas pemasaran Anda. Dalam kasus ini, Anda bisa mengambil contoh PP atau pay per click. Jika Nda menggunaan cara ini untuk melacak pemasaran yang berkaitan dengan review produk yang berasal dari para blogger tam.
  • Utm_source: UTM yang satu ini menggambarkan sumber utama atau website dimana link tersebut ditempatkan. Contohnya, juka website menampilkan iklan Anda, atau mencatumkan link yang digunakan pada email marketing, sumber daya kampanye tersebut adalah newsletter email.

Parameter Opsional

  • Utm_content: Dikenal juga sebagai kampanye konten. Ini adalah parameter penting digunakan ketika sedang menguji iklan. Ini akan membantu pengguna untuk melacak iklan dan mengidentifikasi iklan mana yang paling efektif untuk mendatangkan traffic.
  • Utm_term: Yang terakhir adalah utm_term. Parameter opsional ini berguna untuk melacak kata kunci spesifik ketika Anda berkampanye menggunakan Google Adword.

URL Tracking

UTM Tracking

Cara kedua adalah URL tracking. Pada proses pelacakan URL, Anda haru menambahkan pengidentifikasian yang spesifik ke URL tujuan. Jika Anda tidak menandai URL untuk melacak kampanye Anda di Google Analytics, bisa dipastikan Anda akan kehilangan banyak sekali data yang berguna.

Pada umumya, para ahli SEO memiliki beberapa strategi pemasaran yang berbeda yang berjalanan beriringan, untuk mendapatkan traffic yang maksimal.Contohnya, secara bersamaan Anda mengelola kampanye PPC dengan beberapa rencana pemasaran laiinya, dan keduanya sangat penting bagi Anda.

Mengapa URL tagging penting?

Ada beberapa keuntungan yang akan Anda dapatkan jika menggunakan URL tagging. Antara lain memahami lebih dalam tentang performa marketing secara keseluruhan, tahu statistic konversi, dan mengerti berapa banyak waktu yang dihabiskan pengguna di website Anda.

Dengan semua data tersebut, Anda diharapkan mengerti tentang kampanye pemasaran seperti apa yang akan Anda jalankan selanjutnya.

Mengapa Menggunakan UTM Tracking Untuk Tracking Google Analytics?

Dengan UTM parameter, Anda bisa melacak banyak hal yang berkaitan dengan aktivitas pemasaran online yang sedang berjalan. Beberapa aktivitas pemasaran yang bisa Anda lacak menggunakan UTM parameter antara lain:

Email

Email marketing kerap digunakan sebagai salah satu strategi pemasaran oleh para pegiat SEO. Dengan menggunakan email, Anda bisa melacak seberapa dalam interaksi Anda dengan pengguna. Dan memang tak mudah untuk membuat kampanye email yang efektif. Untuk mengetahui seberapa efektif email marketing, Anda bisa menambahkan URL yang bisa dilacak dengan email.

Guest post blog

Menjadi penulis tamu di blog orang lain atau guest post blog adalah hal lazim yang dilakukan oleh para blogger. Untuk benar-benar mengetahui cara ini berhasil atau tidak, Anda bisa menambahkan URL yang dapat di tracking di dalam postingan tersebut. Anda dapat mengukur keberhasilan dari menjadi guest blog lewat cara ini.

Aktivitas media social

Sebagai bagian dari kampanye pemasaran, menjadi wajib untuk tetap aktif di media social. Menambahkan tautan URL yang dapat dilacak pada profil media social akan membantu Anda mendapatkan informasi tentang apakah pengguna benar-benar mengklik tautan profil Anda, atau juga menghasilkan prospek yang bagus.

Banner iklan

Untuk mengetahui apakah iklan Anda telah berjalan secara efektif, Anda bisa menambahkan URL yang dapat dilacak. Dengan ini Anda akan mengetahui iklan manakah yang memang berjalan dengan baik dan dapat meningkatkan penjualan.

Cara Menggunakan UTM Tracking

UTM Tracking

Untuk menggunakan UTM parameter, Anda membutuhkan UTM builder dari Google yang bernama Google Analytics Campaign Builder. Berikut cara-caranya:

  • Langkah pertama: Masuk ke halaman Google Analytics Campaign URL Builder

Langkah pertama, silakan kunjungi halaman Google Analytics Campaign Builder.

  • Langkah 2: Isi kolom parameter yang tersedia

Kemudian, Anda akan diminta untuk mengisi kolom parameter yang ditargetkan. Tidak harus semua diisi, seperti kolom campaign term dan campaign content yang merupakan pilihan opsional. Tetapi, jika Anda ingin melakukan A/B testing, silakan tambahkan keyword di kolom campaign term. Anda juga bisa menambahkan keyword di campaign content bila ingin melacak kampanye yang telah dibuat.

  • Campaign link siap digunakan

Setelah mengisi semua kolom yang tersedia, Anda bisa melihat pada link yang ditambahkan terdapat kode utm_(kode).

Melihat Campaign Report

Setelah membuat URL, Anda dapat melihat laporan dari kampanye yang telah dibuat. Google Analytics secara otomatis akan melacak URL Anda. Umumnya, mesin pencari membutuhkan waktu 24 jam untuk menerima dan merecord data.

Untuk melihat laporannya, Anda bisa login ke akun Google Analytics dan masuk ke tab Acquistion. Akan terlihat laporan yang menampilkan dafitar kampanye yang terlacak. Anda dapat menggunakan data tersebut untuk keperluan pemasara digital bisnis Anda.

Kesimpulan

Demikian artikel tentang cara menggunakan UTM tracking di Google Analytics. Anda bisa mengaplikasikan UTM tracking pada toko online Anda. Belum punya toko online? Buat website toko online Anda di Jejualan sekarang juga.

Send Comment