Berjualan online mungkin tak semudah yang banyak dipikirkan oleh orang kebanyakan. Namun, jualan online juga tak selamanya repot seperti pandangan banyak orang. Asal mengetahui ilmunya, semua orang bisa menjadi pedagan online. Apalagi pasar online Indonesia yang terus mengalami pertumbuhan dari waktu ke waktu. Dengan hal ini, pertumbuhan pasar online menjadi sangat besar. Apalagi di masa-masa yang rentan seperti ini, dimana orang-orang harus lebih kreatif dalam menemukan peluang-peluang baru. Ini tentu saja akan membuat persaingan, tetapi banyak hal yang akan Anda dapatkan. Seperti pengalaman, dan tentunya, ilmu jualan yang akan sangat berguna ketika Anda memutuskan fulltime jualan online.

Dan salah satu tools yang dapat digunakan untuk jualan online adalah jualan lewat Instagram. Hari ini, siapa yang tak kenal dengan media social bernama Instagram. Insatagram hadir dengan berfokus sebagai social media berbagi foto pada awalnya. Hingga kini, Instagram menjelma menjadi aplikasi dengan pengguna aktif terbanyak kedua di dunia setelah Facebook. Saat ini penggunanya telah melewati angka 700 juta akun di seluruh dunia.

Dan dengan jumlah pengguna yang sangat banyak itu, bermunculan berbagai peluang baru untuk berbisnis. Karena berfokus pada layanan berbagi foto dan sekarang telah merambah video, Anda bisa memanfaatkannya sebagai media pemasaran bagi produk yang Anda jual.

Orang mencari cara jualan di Instagram agar laris menjadi salah satu tujuan setiap pebisnis online. Dari yang level pemula, hingga yang sudah berpengalaman. Namun yang terjadi adalah, banyak pebisnis online yang terjun berbisnis ke Instagram, bukannya mereguk kesuksesan, tapi malah mendapatkan kegagalan.

Sebagai pengguna Instagram, kita bisa saja denga mudah membuat akun mengupload produk, memasang tagar, dan menunggu sambil berharap pembeli akan datang. Padahal, untuk bisa sukses berjualan via Instagram, ada banyak hal yang harus dilakukan. Misalnya,seperti riset, hingga memasang iklan.

Pada artikel ini, Kami akan membagikan pada Kanca Jejualan semua, tentang cara jualan di Instagram. Jadi, simak artikel ini sampai selesai, ya.

Tips Jualan di Instagram

Sebenarnya, tips jualan di Instagram secara umum cukup simpel. Namun karena sisi simpel inilah, tidak semua orang telaten untuk melakukannya. Untuk bisa sukses jualan di Instagram, diperlukan ketekunan dan kedisiplinan oleh para pelakunya. Berikut adalah cara jualan di  Instagram yang bisa Anda lakukan:

1. Melakukan Riset Pasar

Sebagai jalan agar jualan laris di Instagram, riset memegang peran sebagai kunci. Dengan melakukan riset, setidaknya Anda akan mendapatkan tiga hal penting yang bisa menjadi pelajaran. Antara lain:

  • Menentukan dan memilih produk mana saja yang akan Anda jual lewat Instagram
  • Mengerti berapa orang yang membutuhkannya
  • Mengetahui siapa yang menjadi kompetitor.

Jika produk yang Anda jual dibutuhkan oleh orang banyak, dan kompetitornya sedikit, maka peluang untuk produk Anda laris di Instagram akan sangat lebar. Kemudian jika situasinya adalah produk yang Anda jual dibutuhkan oleh banyak orang, kompetitor yang banyak, dan Anda baru memulai bisnis, maka peluang untuk Anda bisa segera besar di Instagram menjadi tips.

Kemungkinan lain, jika produk Anda cukup spesifik, yang bahkan tidak ada kompetitor di situ, maka peluang jualan Anda akan laris menjadi terbuka lebar. Namun jika kompetitornya cukup banyak maka, Anda harus berbagi kue dengan orang lain, maka peluang Anda akan semakin tipis.

Baca Juga : Cara Menggunakan Quora Untuk Mendapatkan Ide Tulisan

2. Memilih Nama Akun Untuk Jualan

Jika Anda mempelajari tips jualan di instagram, maka pemilihan nama akun tidak bisa dilakukan secara serampangan. Ada dua pilihan yang umum dipilih oleh pengguna yang menggunakan Instagram untuk berbisnis. Aliran pertama adalah, bahwa username harus menggunakan nama brand yang Anda usung. Kedua, username dapat diisi dengan kata apa saja. Yang penting, ketika pengguna melakukan pencarian, nama akun Anda akan muncul di sana.

Lalu, manakah yang lebih baik? Semua punya kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Misalnya, ada beberapa kondisi yang mungkin bisa Anda sesuaikan untuk memilih username menggunakan nama brand. Langkah ini sangat tepat dipilih jka Anda adalah brand baru eksis.

Namun, jika Anda mempunyai bisnis yang sudah lama eksis, sudah punya merek sendiri,dengan reseller yang ada di berbagai kota, memakai brand username bisa menjadi pilihan.

3. Membuat Akun Instagram Bisnis

Setelah memilih username Instagram, langkah selanjutnya adalah membuat akun Instagram. Dan karena akan digunakan untuk berjualan, maka alangkah baiknya jika Anda membuat akun Instagram for Business, alias Instagram Bisnis.

Sejak tahun 2016, Instagram telah merilis Instagram for Business. Dengan fitur ini, Anda bisa membut profil bisnis gratis.

Keuntungan dari penggunaan profil bisnis adalah, akan memudahkan calon konsumen untuk menghubungi Anda secara langsung. Anda juga bisa membuat ikaln dan membagikannya. Dan dengan akun bisnis, Anda dapat memantau insighst bisnis, dengan melihat postingan yang telah Anda buat sebelumnya.

Dengan Instagram Bisnis, Anda berpotensi untuk mendapatkan pelanggan baru dari berbagai penjuru. Anda juga bisa lebih dalam lagi untuk memahami karakter audiens, misalnya dengan melakukan penyesuaian konten, dan memperbaiki strategi marketing. Baik online maupun offline.

4. Membuat konten berkualitas dan relevan

Untuk membuat sebuah konten pemasaran yang berkualitas di Instagram, satu tips yang bisa Anda lakukan adalah mencari tahu hal yang sedang tren di Instagram hari ini. Untuk mengetahui apa yang sedang tren hari ini, Anda bisa menggunakan fitur pencarian.

Setelah mengetahui topik apa yang sedang tren, pilihlah tren yang sesuai dengan bisnis Anda, kemudian aplikasikan pada konten yang akan dibuat. Contohnya ,di explore Instagram sedang ramai dibahas tentang sepatu lokal, sedangkan usaha Anda, katakanlah adalah bisnis jasa cuci sepatu. Maka Anda dapat membuat konten yang berkaitan dengan fenomena sepatu lokal dengan jasa cuci sepatu Anda.

Kedua hal yang saling berhubungan tersebut dapat menarik minat dari target pasar yang Anda tuju. Konten Anda akan dianggap relevan dan sangat representatif.

5. Meninjau Ulang Konten Sebelum Dipromosikan

Kebanyakan dari kita mungkin memiliki opini bahwa konten terbaik adalah konten yang original, bukan? Tentu saja hal ini dapat kita amini bersama-sama. Tetapi terkadang kita juga harus meninjau ulang konten yang pernah dibuat, tentunya agar lebih menarik.

Anda bisa menampilkan kembali konten lama Anda, dengan kemasan lebih menarik, namun tetap dengan informasi yang sama.Melakukan repurpose konten dapat menghemat banyak waktu Anda. Dan dari segi hasil, tentu juga dapat diandalkan untuk menarik audiens yang baru.

6. Mempromosikan Postingan

Adanya fitur promote pada Instagram memperbolehkan Anda untuk menjadikan sebuah postingan dapat dipromosikan sebagai iklan atau ads di aplikasi Instagram. Beriklan, tentu saja dapat membantu Anda untuk dapat terhubung dengan pelanggan bisnis Anda. Tinggal Anda yang memilih salah satu postingan yang sudah Anda share di Instagram, dengan menambahkan tombol call to action.

Anda bisa menentukan target audiens, dan Instagram akan menyarankan target audiens sebagai referensi. Setelah itu, postingan Anda akan dipromosikan sebagai iklan, selama periode yang sudah Anda tetapkan.

Penutup

Dengan penggunanya yang sangat banyak, Instagram adalah platform yang cukup powerful bila digunakan untuk berbisnis. Apalagi, kini Instagram cukup memanjakan penggunanya yang memiliki bisnis.

Mau punya website toko online sendiri? Tunggu apalagi, buat toko online Anda sendiri bersama Jejualan, Buka Toko Online Cuma 20 Detik.

 

 

 

Send Comment