5 Cara Mudah Desainer grafis Meraup Dollar di Internet

  • Posted by
  • Posted in Tips & Trik
  • Komentar Dinonaktifkan pada 5 Cara Mudah Desainer grafis Meraup Dollar di Internet Komentar

Kalau kita membicarakan desain grafis, umumnya bayangan yang muncul kepala adalah soal barang atau produk yang berkaitan dengan seni desain grafis. Mulai dari majalah, poster, kartu undangan, sampai baliho dan banner yang biasa terlihat di jalanan. Dan seiring dengan perjalanan waktu, barang-barang terkait desain grafis semakin bertambah nilainya dengan adanya tambahan elemen lain. Misalnya saja seperti infografis, kartu nama digital, desain media sosial, hingga desain kutipan caption Instagram di era yang serba digital saat ini. 

Dengan banyaknya produk yang bisa dijual seorang desainer grafis, peluang menjual desain jadi semakin besar. Lantas, bagaimana caranya untuk meraup pundi-pundi dollar dengan menjadi desainer grafis? 

Pada artikel kali ini, Kami akan berbagi dengan Kanca Jejualan semua, tentang cara menjual desain online untuk desainer grafis. Jadi, simak artikel ini sampai selesai, ya. 

Mengenal Pekerjaan Desainer Grafis

Menjadi desainer grafis adalah profesi yang menarik. Mengapa? Karena menggabungkan tiga unsur utama. Unsur tersebut adalah seni, teknologi, dan komunikasi. Para pekerja di bidang desain grafis ini dibutuhkan dalam berbagai jenis industri. Seperti pemasaran dan periklanan, penerbitan, hingga komunikasi digital. 

Banyak hal yang dikerjakan oleh seorang desainer grafis. Mulai dari membuat grafik dan layout untuk berbagai macam produk, termasuk logo perusahaan, situs web, pakaian, buku, game, hingga buku manual sebuah produk. Seorang desainer grafis harus memiliki pemahaman yang bagus tentang warna, konstruksi gambar, jenis font, dan berbagai hal bersifat artistik lainnya. Ini sangat penting agar pesan yang ingin disampaikan dapat diterima oleh pemirsa tertarget. 

Skill yang harus dimiliki seorang desainer grafis: 

– Kemampuan menggambar, baik secara manual ataupun menggunakan tool digital. 

– Kreatif dan inovatif

– Komunikatif

– Memahami penargetan audiens. 

– Mahir menggunakan software pengolah gambar, seperti Adobe Photoshop, Illustrator, InDesign, Corel Graphic Suite, dan lain sebagainya. 

Baca Juga : Bisnis T-Shirt Untuk Pemula 

Cara Menjual Desain Online

Ada beberapa cara yang biasanya dilakukan oleh seorang desainer grafis yang ingin menjual desain online di internet. Ada sangat banyak website dan platform di internet yang bisa menjadi perantara untuk mendapatkan pendapatan. 

Caranya sendiri cukup mudah. Yang Kamu butuhkan tentu saja kemampuan desain grafis, kesabaran, keuletan dan pastinya kemauan untuk terus belajar. Jangan lupa juga untuk menyiapkan rekening online, minimal Paypal atau Payoneer sebagai tempat menampung bayaran atas jasa desain grafismu. 

Untuk itu, berikut adalah beberapa hal yang bisa Kamu lakukan jika ingin mendapatkan penghasilan sebagai desainer grafis di internet: 

1. Menjadi Kontributor di Website Microstock

Sebenarnya, bisnis microstock bukanlah barang baru di Indonesia. Hanya saja, masih banyak desainer di Indonesia yang menggelutinya secara  serius. Padahal, potensi pendapatan dari bisnis ini, bisa dikatakan cukup menggiurkan. 

Lantas, apa sih, yang dimaksud bisnis microstock itu? Singkatnya, microstock adalah bisnis jual beli foto, vector, dan video dengan sistem free royalty. Jadi, pembeli cukup membayar sekali saja dan bebas menggunakan vector/image/video yang dibeli dari Kamu. Tetapi meski hanya membayar sekali, kamu bisa menjual image yang sama berkali-kali pada buyer lainnya. 

Untuk menjadi microstock sendiri cukup mudah. Tidak membutuhkan modal berupa uang, yang Kamu butuhkan hanyalah karya yang apik. Karya-karya grafis, baik berupa vektor, foto dan video pendek, bisa dijual dengan mudah, dengan bayaran dollar. 

Ada banyak situs microstock yang terkenal di dunia. Beberapa yang sudah sangat familiar diantaranya Shutterstock, Fotolia, Istockphoto, 123rf, dan masih banyak lagi lainnya. Kamu juga bisa mendaftar sebagai kontributor di situs-situs microstock. Dokumen yang diperlukan seperti KTP, SIM atau paspor. 

2. Mengikuti Kontes Logo

Di dunia desain grafis, sangat lazim ditemui kompetisi kontes logo. Secara sederhana, kamu akan dihadapkan pada banyak sekali sayembara untuk membuat logo. Kamu bisa mengikuti lebih dari satu kontes logo yang ada. 

Biasanya, pada masing-masing kontes logo, client akan memberikan briefing, seperti apa logo yang diinginkan. Kamu hanya perlu mengikuti arahan tersebut dan membuat logo yang sesuai. Terdengar mudah? Belum tentu, saingannya juga banyak, namanya juga kontes. 

Dengan persaingan yang ketat, umumnya hadiah yang diberikan juga cukup menggiurkan. Berkisar 100 hingga 1000 dollar. Dan, banyak freelance designer yang akhirnya mendedikasikan hidupnya untuk mengikuti kontes. Setiap bulan, desainer “bounty hunter” ini dapat mengikuti 20 hingga 30 kontes. Bisa memenangkan dua kontes saja, hadiahnya sudah sangat lumayan. Beberapa website yang sering mengadakan kontes logo antara lain 99designs.com, 48hourslogo.com, dan designcrowd.com. 

Baca Juga : Instagram Marketing Tools Gratis Untuk Bisnis Anda

3. Menjadi Freelance Designer di Situs-Situs Online

Cara cari uang di internet bagi seorang desainer, tentu saja dengan menawarkan jasanya pada berbagai situs-situs freelance terkemuka. Kamu bisa melihat budget project serta briefing yang diberikan. Project juga banyak jenisnya. Berbeda dengan kontes logo. 

Jika pada kontes logo Kamu harus membuat logo terlebih dulu, maka ini sebaliknya. Client akan memilih proposal yang diajukan oleh para desainer, lalu akan memilih desainer yang sesuai dengan budgetnya. 

Sebagai catatan, Kamu harus memiliki portofolio yang bagus lebih dulu. Sebab, saat memilih desainer, client akan melihat portofolio yang pernah dibuat seorang desainer. Beberapa situs freelancer yang trusted dan terkenal antara Upwork, Sribulancer,dan Fiverr. 

Khusus untuk Fiverr, Kamu bisa membuat service/gig untuk ditawarkan. Client yang tertarik akan membeli jasa yang Kamu tawarkan. Karya desain apa saja bisa Kamu jual, mulai dari desain logo sampai edit foto. Semua ada. 

4. Membangun Portofolio Online 

Bagi seorang desainer, sangat penting untuk memiliki portofolio. Dengan membangun portofolio secara online, akan semakin besar peluang untuk mendatangkan pundi-pundi. Caranya, dengan membagikan tautan portofolio di banyak saluran. Bisa di media sosial, blog, hingga website freelancer online di internet. 

5. Indirect Selling Product Design

Indirect selling design dapat diartikan bahwa sebagai desainer, Kamu bertindak sebagai pihak ketiga dalam hal penjualan. Sedangkan dalam hal penyediaan desain, Kamu sebagai pihak pertama. Sebenarnya, hampir sama dengan reseller. Yang membedakannya, hanya Kamu sendiri yang menjadi penyedia desainnya dan pihak lain adalah pihak lain yang mengaplikasikan desain ke produk yang diinginkan. Biasanya pada produk-produk seperti kartu ucapan, casing produk elektronik. 

Penutup 

Itulah tadi cara menjual desain online dan mendapatkan dollar. Dengan peluang yang besar, apakah Kamu tertarik untuk terjun sebagai desainer grafis? 

Wujudkan ide bisnis Anda dengan website toko online dari Jejualan. Dapatkan berbagai fitur terbaik toko online harga terjangkau dari Jejualan, Buka Toko Online Cuma 20 Detik.