Kanca Jejualan, tahukah kamu dengan apa itu affiliate marketing? Dari banyaknya teknik pemasaran, affiliate marketing adalah salah satu yang paling dikenal. Kalau kamu sudah akrab dengan dunia bisnis online, tentu sudah tidak asing lagi dengan affiliate marketing. 

Istilah affiliate marketing sendiri mengacu pada penggunaan afiliasi untuk membantu penjual menyampaikan produknya pada konsumen. 

Salah satu bentuk affiliate marketing yang saat ini sangat populer adalah jasa paid promote dan endorsement. Secara sederhana, jika nantinya terjadi penjualan, maka kamu akan mendapatkan komisi. 

Lantas, apakah sebatas itu saja affiliate marketing? 

Tentu saja, tidak. 

Untuk itu, pada artikel kali ini, kami akan mengajak kanca Jejualan semuanya, untuk mencari tahu lebih banyak apa itu affiliate marketing. Jadi, simak artikel ini sampai selesai, ya. 

Apa Itu Affiliate Marketing ? 

Ada banyak versi tentang apa itu affiliate marketing. Ada yang mengatakan bahwa affiliate marketing adalah proses penawaran produk menggunakan jasa afiliasi. 

Nantinya, afiliasi akan dibayar menggunakan dua metode. Yaitu pembayaran di awal atau per produk yang berhasil di jual. 

Promosi jenis ini bisa disebut juga promosi produk dari tiga sisi. Yaitu penjual, afiliasi, dan konsumen. 

Baca Juga: Strategi Online Marketing Untuk Pemula

Sebagai affiliate marketing, kamu tidak memiliki produk untuk dijual. Untuk itu, kamu dapat membantu merchant ketika memasarkan produknya. Sebagai imbal hasilnya, kamu akan mendapatkan komisi atas penjualan yang dihasilkan. 

Pentingnya Affiliate Marketing 

Kanca Jejualan, konsep affiliate marketing pertama kali dikenalkan di Amerika Serikat di tahun 1994. Dan seiring perkembangan zaman, teknik pemasaran yang satu ini makin banyak digunakan. 

Pertanyaannya adalah, mengapa affiliate marketing begitu disukai?

Berikut adalah keuntungan menggunakan affiliate marketing yang harus kamu tahu: 

1. Penjualan yang Stabil 

Salah satu alasan affiliate marketing banyak digunakan oleh penjual adalah penjualan yang stabil. 

Maka dari itu, untuk menjaga penjualan tetap stabil, penjual membutuhkan pemasaran yang konsisten. Konsep inilah yang membuat affiliate marketing jadi begitu penting. 

2. Risiko yang Rendah 

Siapa yang mengira, bahwa affiliate marketing menawarkan risiko yang rendah bagi pemilik bisnis. Terutama mereka para pebisnis baru. 

Risiko yang dimaksud, antara lain strategi marketing yang belum pasti berhasil, atau tim pemasaran yang belum bekerja secara maksimal. 

Dengan menggunakan metode yang satu ini, penjual tetap bisa memasarkan produknya dengan risiko yang minimal. 

3. Mengurangi Biaya Marketing 

Salah satu keuntungan menggunakan affiliate marketing untuk bisnis baru, adalah menurunkan biaya pemasaran. 

Dengan memberikan uang komisi untuk affiliate, produk dan jasa mereka sudah bisa dikenali oleh masyarakat luas. 

4. Trafik yang Tertarget 

Salah satu keuntungan affiliate marketing adalah trafik yang datang lebih tertarget. Ya, hal ini bisa terjadi karena lalu lintas yang datang ke websitemu akan menganggap layanan yang kamu berikan sebagai hal yang bermanfaat. 

Cara Kerja Affiliate Marketing 

Bagaimana, Kanca Jejualan ingin mencoba bisnis affiliate marketing? Kalau memang “iya”, berikut sedikit penjelasan tentang cara kerja affiliate marketing: 

Sebagai langkah pertama, kamu harus mendaftar pada brand yang membuka kemitraan affiliate marketing. Lalu, kamu akan mendapatkan tautan afiliasi. 

Tugasmu kemudian adalah mempromosikan tautan tersebut di berbagai kanal yang kamu miliki. Nantinya, jika ada yang melakukan pembelian menggunakan tautan itu, kamu akan mendapatkan komisi. 

Untuk besaran komisinya sendir sangat bervariasi. Tergantung dari produk yang yang dijual. Affiliate marketing adalah model bisnis yang dapat menghasilkan penghasilan pasif. 

Kelebihan dan Kekurangan Affiliate Marketing 

Kelebihan Affiliate Marketing: 

  1. Modal kecil, bahkan kadang ada yang tidak membutuhkan modal sama sekali. 
  2. Sangat mudah untuk memulai. 
  3. Potensi keuntungan yang besar. 
  4. Fleksibel. 
  5. Bisa dikerjakan dari mana saja. 
  6. Banyak produk yang bisa dijual. 

Kekurangan Affiliate Marketing adalah: 

  1. Pemasukan tidak tetap, tergantung komisi yang didapatkan. 
  2. Harus ekstra sabar dan ulet. 
  3. Persaingan ketat dengan affiliate marketer lain. 
  4. Tidak mudah untuk memilih produk yang sesuai. 

Tips Menjalankan Bisnis Affiliate Marketing 

Affiliate marketing merupakan metode pemasaran yang bisa diandalkan, terutama oleh para pebisnis kecil. 

Namun demikian, untuk bisa sukses di bisnis affiliate marketing, ada beberapa hal yang harus kamu lakukan. Antara lain: 

1. Memilih Afiliasi yang Tepat 

Tips pertama dalam bisnis affiliate marketing adalah memilih afiliasi yang tepat. Hal ini sangat penting. Mengapa demikian? 

Sebab, pemilihan afiliasi ditentukan oleh produk dan jasa yang ditawarkan. Tanpa memikirkan hal ini, kemungkinan kamu akan susah untuk menemukan pembeli. 

Jejualan, sebagai salah satu jasa pembuatan website toko online juga punya program afiliasi dengan komisi yang menarik, lhoo. 

Baca Juga: Instagram Marketing Tools Untuk Pemula

Dalam beberapa kasus, penjual produk bisa juga bekerja sama dengan perorangan menggunakan konsep paid promote dan endorsement. Selain sifatnya yang lebih privat, penawaran pada perorangan kemungkinan mendatangkan calon pembeli yang lebih besar. 

2. Memilih Strategi yang Tepat 

Menentukan strategi afiliasi juga sangat penting bila kamu ingin menjalankan bisnis affiliate marketing. Strategi affiliate marketing sendiri juga bisa sangat berbeda. Bergantung dari segmentasi pasarnya. 

Secara ideal, affiliate marketer harus bisa mendapatkan semua manfaat tersebut. Paling tidak, seorang affiliate marketer harus memiliki dua strategi agar lebih mudah untuk dievaluasi. 

3. Membuat Website atau Blog 

Salah satu tips penting ketika berbisnis afiliasi lainnya adalah membuat website atau blog. Alangkah baiknya untuk membuat website yang serius, dengan membeli domain dan hosting dari penyedia layanan hosting terpercaya. 

4. Konten Website yang Bermanfaat 

Website memang tempat terbaik untuk memajang produk. Tetapi, jangan semata-mata menggunakan website sebagai etalase produk. 

Isilah website tersebut dengan konten yang bermanfaat. Dengan memberi konten yang bermanfaat, selain konsumen akan teredukasi, juga dapat menumbuhkan loyalitas pada konsumen. 

Jenis- Jenis Afiliasi dalam Affiliate Marketing 

Agar bisa menentukan strategi affiliate marketing yang tepat, kau harus memilih jenis afiliasi yang paling cocok. Berikut adalah beberapa jenis afiliasi untuk keperluan pemasaranmu: 

1. Influencer 

Jenis affiliate marketing yang pertama adalah orang yang memiliki kemampuan untuk mempengaruhi orang. Dengan jumlah followers yang banyak dan loyal, influencer bisa mengarahkan pengikutnya untuk membeli produk yang sedang mereka iklankan. 

2. Blogger 

Jenis afiliasi yang kedua adalah blogger. Blogger bisa diandalkan untuk keperluan affiliate marketing. Umumnya, blogger akan mencoba produk tersebut. Baru kemudian menyampaikan hasil ulasannya sebagai promosi. 

Penutup 

Affiliate marketing adalah salah satu strategi pemasaran yang bisa dicoba oleh Kanca Jejualan yang sedang menjalankan bisnis. Semoga artikel ini memberikan insight baru untuk Kanca Jejualan semuanya. 

Wujudkan ide bisnismu dengan website toko online dari Jejualan. Dapatkan berbagai fitur terbaik toko online harga terjangkau dari Jejualan, Buka Toko Online Cuma 20 Detik. 

 

Send Comment