Apa Itu Customer Acquisition? Panduan Customer Acquisition

  • Posted by
  • Posted in Tips & Trik
  • Komentar Dinonaktifkan pada Apa Itu Customer Acquisition? Panduan Customer Acquisition Komentar

Kanca Jejualan, pernahkah kamu mendengar istilah bernama customer acquisition? Bagi orang yang akrab dengan dunia sales dan marketing, tentu saja sudah sangat akrab dengan istilah yang satu ini. Hanya saja, bagi yang awam, terutama para pengusaha pemula, tentu akan sedikit mengernyitkan dahi saat mendengar apa itu customer acquisition. 

Dan ya, seperti namanya, customer acquisition adalah proses penarikan pelanggan ke layanan yang kamu tawarkan. Dari konteks bisnis, proses ini sangat berguna untuk bisnismu dalam jangka panjang. 

Walaupun begitu, ternyata customer acquisition tidak sesimpel yang selama ini dikira orang. Maka, penting untuk mengetahui bagaimana calon pelanggan membuat keputusan, beli atau tidak membeli misalnya. 

Untuk itulah pada artikel kali ini, kami akan berbagi dengan kamu semua, Kanca Jejualan, tentang apa itu customer acquisition. Jadi, silakan simak artikel ini sampai selesai, ya. 

Apa Itu Customer Acquisition? 

Seperti yang telah dijelaskan di bagian awal artikel ini, customer acquisition adalah proses menarik pelanggan atau klien baru ke bisnismu. Dan dalam perkembangannya, proses akuisisi konsumen selalu berkembang, mengikuti perkembangan zaman. 

Untuk mengembangkan bisnis, tentu saja, kamu harus mencoba sebanyak mungkin strategi customer acquisition. Baik inbound maupun outbound. Inbound strategy meliputi content marketing, webinar, dan social media marketing. Sedangkan outbound strategy, misalnnya menggunakan email marketing. 

Baca Juga : Cara Membuat Facebook Ads

Lakukan riset dan perbandingan, lalu fokus pada strategi yang paling relevan pada bisnismu. Dan ya, dengan kata lain, kamu perlu mencurahkan waktu, tenaga, dan mungkin saja uang untuk melakukan akuisisi pelanggan. 

Customer acquisition strategy adalah segala daya dan upaya untuk mengarahkan calon pelanggan untuk melakukan pembelian. Dalam menentukan strategi akuisisi pelanggan, jangan lupakan tentang perilaku konsumen. Contoh perilaku konsumen, misalnya bagaimana cara orang berinteraksi dengan websitemu, apa yang mereka sukai, dan apa yang mereka harapkan. Setelah memahami perilaku tersebut, baru, kamu bisa menentukan strategi yang tepat untuk memenangkan konsumen. Tanpa konsumen, tentu saja bisnismu tidak akan bisa berjalan. Dan pastinya, akan sangat susah bagi sebuah bisnis untuk terus stabil. 

Perbedaan Customer Acquisition dengan Lead

Lantas apakah bedanya customer acquisition dengan lead? Dilansir dari marketo, lead sendiri adalah sebuah proses digital marketing yang fokus untuk menangkap minat calon pelanggan pada sebuah produk atau layanan. 

Tujuannya adalah untuk mengembangkan saluran pemasaran. Sehingga, perusahaan bisa melakukan pendekatan pada lead yang mempunyai potensi transaksi. 

Secara umum, baik customer acquisition maupun lead memiliki konsep yang sama. Yaitu untuk menarik pelanggan baru pada tahap saat belum mempertimbangkan untuk jadi pelanggan. 

Hanya saja, lead generation seringkali berada di tingkatan paling atas funnel marketing. Baru diikuti lead acquisition, kemudian lead conversion. Dan customer acquisition, dapat dikatakan sebagai representasi saluran pemasaran secara keseluruhan. 

Strategi Customer Acquisition

Jika pada bagian sebelumnya kita telah mengetahui apa itu customer acquisition, sekarang saatnya untuk membahas strategi customer acquisition. Sebenarnya, ada banyak strategi customer acquisition. Berikut adalah strategi customer acquisition yang paling ampuh untuk digunakan: 

1. Content Marketing

Hampir semua bisnis, salah satu strategi customer acquisition yang paling umum digunakan adalah content marketing. 

Bukan tanpa alasan memang mengapa content marketing menjadi strategi yang paling populer. Sebagai pebisnis, kita dituntut untuk membuat konten yang relevan dengan user, up to date dengan tren. Dan tentu saja, hasil akhirnya agar calon pelanggan tertarik dengan brand-mu. 

Kalau brand-mu berhasil menarik minat orang, konten-konten tersebut juga dapat mendatangkan traffic yang cukup banyak ke website. 

Terdapat banyak jenis konten yang bisa diproduksi. Seperti blog, ebook, katalog online,dan masih banyak lagi lainnya. Intinya, buatlah konten yang berkualitas dan usahakan untuk menyesuaikan dengan target. 

2. Social Media Marketing

Selain content marketing, strategi lain yang ampuh untuk menarik traffic ke website adalah social media marketing. Pada teknik pemasaran yang satu ini, terdapat dua metode yang umum digunakan. Yaitu organik (gratis) dan berbayar. 

Baca Juga: Panduan Lengkap Social Media Marketing 2021

Social media marketing organik umumnya digunakan untuk meningkatkan brand awareness. Ya, karena kurang ampuh dalam menarik pelanggan dan meningkatkan penjualan.

Di sisi lain, metode berbayar memastikan konten yang kamu post dilihat oleh target pasar yang sudah ditentukan. 

Salah satu contoh dari social media marketing berbayar adalah postingan bersponsor pada sebuah konten. 

3. Search Engine Marketing

Teknik customer acquisition selanjutnya adalah search engine marketing. Teknik pemasaran yang satu ini berfokus pada search engine marketing. Seperti Google dan lainnya. Search engine marketing sendiri ada dua. Memang, SEM dapat memastikan konten dari blog atau website yang tampil di halaman pertama SERP. 

  1. Email Marketing

Setelah menjalankan ketiga metode customer acquisition diatas, hal selanjutnya adalah membuat kampanye email marketing. Email marketing memungkinkanmu untuk menjangkau pengguna dan membuat mereka melakukan konversi secara efektif. 

Kamu bisa menggunakannya untuk berhubungan dengan user, mengirimkan email untuk mengingatkan produk yang masih ada di cart. Dan juga memberikan informasi promosi. 

Cara Meningkatkan Customer Acquisition

Setiap bisnis, baik kecil maupun besar, sudah pasti membutuhkan pelanggan baru untuk terus berkembang dan bertahan. Berikut ini adalah tips yang bisa kamu lakukan untuk meningkatkan customer acquisition: 

1. Maksimalkan CTA 

Salah satu cara untuk meningkatkan customer acquisition adalah memaksimalkan call to action (CTA). Kamu bisa mengkonversi lalu lintas yang kamu miliki. Yang menjadi kunci di sini adalah optimalisasi konversi. Maka dari itu, penting untuk membuat CTA yang jelas dan persuasif. 

2.  Tetap Fleksibel

Saat sedang menjalankan strategi customer acquisition, penting bagimu untuk tetap selalu fleksibel. Mengapa demikian? Ya, karena perilaku konsumen dan tren selalu berubah-ubah. Walaupun demikian, saat menjalankan strategi, pastikan untuk selalu mendengarkan keinginan pelanggan, dengan pertimbangan bisnis jangka panjang. 

3. Tentukan Strategi yang Tepat

Customer acquisition yang sukses, harus memiliki target pasar yang tepat. Hal ini sangat penting untuk dilakukan di awal. Karena, akan lebih mudah untuk menentukan strategi yang dijalankan, biaya yang dikeluarkan, dan lain sebagainya. 

Misalnya, kamu ingin mempromosikan konten untuk anak muda berusia 20-an. Kira-kira, strategi apa yang akan kamu pilih. Contohnya kamu memutuskan untuk menggunakan social media marketing. Platform apa yang akan digunakan. 

Penutup

Bagi sebuah bisnis, mendapatkan pelanggan baru adalah salah satu kemenangan kecil. Maka dari itu, penting untuk mengetahui strategi customer acquisition yang tepat. Semoga artiel ini memberikan pemahaman yang tepat pada Kanca Jejualan tentang apa itu customer acquisition. 

Wujudkan ide bisnismu dengan website toko online dari Jejualan. Dapatkan berbagai fitur terbaik toko online harga terjangkau dari Jejualan, Buka Toko Online Cuma 20 Detik.