Di masa kini, hampir bisa dijalankan secara online. Semua berkat majunya teknologi informasi yang memungkinkan orang bisa saling bertegur sapa meskipun terpisah jarak. Salah satu bisnis yang saat ini sedang menjamur adalah bisnis kursus online. Ya, kursus online seakan menjadi pemecahan masalah bahwa pembelajaran tak melulu harus bertatap muka. Hanya saja tak sedikit orang yang kesulitan untuk memulainya. Dengan kata lain, banyak orang yang tidak tahu cara membuka kurus online. Umumnya untuk memulai kursus online, banyak yang mengeluhkan peralatan sebagai faktor orang tidak segera memulai bisnis kursus online mereka sendiri. Kanca Jejualan, artikel ini akan membahas secara detail cara memulai bisnis kursus online. Simak artikel ini sampai habis.

Mengapa Harus Online?

Salah satu manfaat terbesar dari internet adalah kemampuannya untuk selalu memberi informasi. Hal ini banyak dimanfaatkan orang untuk menggali pengetahuan baru melalui berbagai saluran di internet. Yang paling populer saat ini tentu saja adalah YouTube. Di platform sharing video milik Google ini banyak orang menghabiskan waktunya menikmati video yang informatif. Mulai dari sejarah hingga Bahasa asing.

Tak heran pasar kursus online berkembang sangat pesat saat ini. Jenisnya pun sangat banyak. Dari kursus formal dan informal, juga dengan beragam topik pembelajran yang bisa dipilih oleh pengguna.

Cara Membuka Bisnis Kursus Online

  1. Menentukan Apa yang Akan Diajarkan

Cara Membuka Bisnis Kursus Online

Langkah pertama yang harus Anda lakukan dalam membangun bisnis kursus online adalah memutuskan apa yang akan Anda ajarkan. Topik apakah yang kuasai? Serta, berepa besar keahlian Anda pada bidang tersebut?

Menawarkan kursus online akan membuka jalan ke pasar yang lebih potensial. Jika topik yang Anda inginkan belum banyak, Anda bisa memaksimalkan sebelum persaingan menjadi ramai. Sebelum terjun ke bisnis kursus online, sebaiknya melakukan riset terlebih dahulu. Jika pasar untuk tema Anda sudah terlalu ramai, Anda bisa memutar otak dengan mengubah judul program atau sedikit menggese target market yang berbeda.

  1. Menentukan Target Audiens

Setelah mengidientifikasikan topik yang akan diajarkan, langkah berikutnya adalah menentukan targer pasar yang tertarik dengan topik yang Anda tawarkan. Menentukan target pasar ini sangat penting agar bimbel online yang sedang Anda bangun menjadi lebih fokus dan terarah.

  1. Ciptakan Image yang Berbeda dan Unik

Titik awal untuk menciptakan image yang berbeda dan unik adalah membuat keputusan tentang bagaimana posisi Anda di industry. Branding adalah tentang penentuan posisi. Anda harus mampu membranding diri sebagai yang ahli dibidangnya. Jika tidak, akan sulit untuk menarik orang untuk membeli atau bergabung dengan kursus online.

  1. Memilih Media Distribusi

Cara Membuka Bisnis Kursus Online

Setelah menentukan topik, Anda harus memikirkan bagaimana Anda memberikan kursus. Dengan kursus berbasis kelas, proses pengajaran bisa berjalan cukup mudah, bisa bertatap muka secara langsung. Sedangkan Pendidikan online sedikit berbeda. Akses ke sumberdaya bagi masing-masing orang akan berbeda, tergantung kekuatan jaringan yang digunakan.

Layanan video online seperti YouTube atau Vimeo adalah beberapa opsi yang bisa Anda pilih. Namun, kebanyakan video platform tersebu umumnya tersedia gratis. Anda bisa menggunakan beberap platform lain yang memang dikhususkan untuk pembelajaran online.

Beberapa diantaranya antaral lain Udemy, Coursera, EDX. Anda bisa mendaftar untuk membuka kelas Anda sendiri pada tiga platform diatas.

  1. Membangun Audiens

Sekarang saatnya membangun audiens untuk bisnis kursus online Anda. Audiens adalah jumlah total semua orang yang memiliki kemampuan untuk berkomunikasi dengan Anda melalui bebagai saluran distribusi (blog, media social, email, jaringan pribadi). Mengapa membangun audiens? Tanpa audiens yang mengetahui, menyukai, dan mempercayai Anda akan sangat sulit untuk menjual kursus Anda, karena alasan Anda tidak memiliki sesuatu untuk dijual.

Beberapa cara untuk membangun branding dan menggaet audience antara lain menggunakan media social, content marketing, networking dan joint ventures, serta email marketing. Menggunakan media sosial, Anda bisa membagikan konten ke setiap grup-grup atau setiap komunitas yang ada di media social. Hal ini tentunya ini akan membuat hubungan yang bagus dengan pelanggan.

Anda juga bisa mempublikasikan konten dari kursus Anda. Konten gratis berguna untuk membangun kepercayaan dan brand di industry. Pembagian konten gratis ini antara lain membuat artikel, video, podcast,foto, dan infografis.

Membangun hubungan dengan para ahli dan influencer tidak bisa terjadi dalam semalam. Anda bisa membangun hubungan yang saling menguntungkan dengan pihak-pihak tersebut. Dengan memiliki kredibilitas sebagai pengajar, membangun persona online yang tepat dapat membuat orang yakin dengan apa yang Anda miliki.

  1. Memulai Kursus Online Anda

Cara Membuka Bisnis Kursus Online

Membuat kursus online jelas langkah paling penting dari seluruh proses ini. Namun juga bisa menjadi proses yang paling memakan waktu jika Anda tidak berhati-hati. Kebanyakan orang menghabiskan banyak waktu untuk membuat kursus online. Bisa berminggu-minggu, dan bukan tidak mungkin bisa berbulan-bulan.

Orang lain yang lebih berpengalaman dalam membuat kursus telah menyempurnakan proses ini dan bisa membuat kursus online hanya dalam satu pekan. Terlepas dari berapa lama waktu yang Anda habiskan untuk membuat kursus online, berikut proses yang harus Anda jalani saat membuat kursus online Anda sendiri:

  • Pilih judul dan subjudul kursus Anda
  • Buat rencana pembelajaran
  • Pilih jenis pelajaran Anda (Audio, video, teks, dan lain-lain)
  • Buat dan rekam konten pelajaran Anda
  • Siapkan website kursus Anda
  • Tentukan harga untuk kursus Anda
  • Buat tugas, lembar kerja, kuis, atau diskusi dengan siswa peserta kursus online Anda
  • Buat halaman penjualan kursus Anda

Kesimpulan

Berbisnis kursus online bisa dilakukan siapa saja dan dimana saja. Secara umum, hanya bermodal alat rekam, dan penguasaan tema tertentu, Anda sudah bisa memulainya. Sebagai permulaan, Anda bisa membuka les privat lebih dulu dirumah. Pesertanya bisa anak-anak di sekitar Anda. Namun jika focus Anda adalah orang dewasa, Anda bisa membuat kursus yang dibuat untuk usia dewasa.

Bisa berupa pelatihan menyulam, cara membuat kue, atau membuat kerajinan tangan, dan lain sebagainya. Jika dirasa siap, Anda bisa melebarkan kursus Anda dengan mengonlinekannya. Kanca Jejualan, demikian artikel cara memulai bisnis kursus online yang bisa Anda terapkan. Kursus online adalah peluang yang harus dimanfaatkan di era internet seperti saat ini.

Semoga artikel ini bermanfaat.

Send Comment