Bisnis online saat ini semakin lama semakin marak menjamur. Dalam urusan jual beli ini, sudah semakin banyak pedagang yang mengalihkan aktivitas bisnisnya ke ranah online. Tentu, Anda sudah sering bukan, mendengarkan banyak pebisnis online yang meraup keuntungan menggiurkan tanpa perlu membuka toko fisik. Pasti tak sedikit dari Anda yang tertarik untuk ikut terjun ke bisnis online. Tentu Anda akan bertanya-tanya, bagaimana persiapan memulai toko online?

Bisnis online adalah pilihan bisnis yang tepat untuk pengusaha baru yang tidak memiliki banyak modal. Apalagi di zaman seperti sekarang ini, ketika kita dimanjakan dengan fasilitas teknologi yang memang telah merasuki kehidupan manusia sehari-hari. Banyak bidang industri yang sudah beralih di dunia maya.

Dengan adanya teknologi, orang-orang tidak perlu bersusah payah melakukan kegiatan jual beli barang secara bertatap muka. Atau juga pergi ke pasar tradisional atau mall melihat barang yang diinginkan lalu kemudian melakukan pembelian.

Lantas, bagaimana persiapan memulai toko online? Kanca Jejualan, simak hal-hal yang perlu dipersiapkan untuk memulai bisnis online.

Bagaimana Cara Persiapan Memulai Toko Online?

Persiapan memulai toko online

Ada banyak hal yang harus Anda persiapkan untuk memulai bisnis online. Untuk Kanca Jejualan semua, kami akan merangkum beberapa hal yang perlu Anda persiapkan sebelum memulai bisnis online. Berikut ulasannya:

1. Ide Bisnis

Sebenarnya, apa yang dimaksud dengan ide bisnis? Darimana asalnya ide bisnis tersebut? Ide bisnis adalah sekumpulan pemikiran yang berhubungan dengan bisnis dan masih dalam benak seseorang.

Baca Juga: Ide Bisnis di Pertengahan Tahun 2020, Patut Anda Coba!

Ide untuk bisnis pun bisa datang kapan saja. Ada yang muncul secara spontan ketika sedang nongkrong di warung kopi. Ada juga ide bisnis yang muncul dari hasil mencari tahu dan eksperimen. Jika Anda ingin menjalankan bisnis online yang sudah ada sebelumnya, Anda perlu tahu dan mempertimbangkan jenis bisnis online seperti dibawah ini:

  • Website
  • Toko online atau marketplace
  • Blog
  • Media sosial

Anda dapat membuat daftar khusus untuk setiap ide yang muncul. Anda bisa menuangkannya dalam bentuk tulisan atau gambar, sehingga Anda tidak akan mudah melupakannya.

Kemudian setelah ide yang dibutuhkan telah cukup terkumpul, mulailah menyaring semua ide tersebut untuk dipilih jadi beberapa saja. Dari beberapa ide yang telah terpilih, pilih sebuah ide terbaik untuk dapat segera dieksekusi.

2. Produk

Hal kedua yang dipersiapkan tentang cara persiapan memulai toko online adalah produk. Produk menjadi poin penting berikutnya. Jika Anda telah memiliki ide bisnis, Anda sudah harus tahu produk seperti apa yang akan dipasarkan dan dijual ke pasar.

Produk adalah sesuatu yang dapat ditawarkan ke pasar untuk diperhatikan, dipakai, dimiliki, atau dikonsumsi sehingga dapat memuaskan keinginan. Memilih produk bukan hal yang mudah pada sebuah bisnis online. Terutama bagi siapa saja yang baru pertama kali terjun ke bisnis online.

Berikut ini adalah tips memilih dan mencari produk untuk bisnis online:

  • Menemukan peluang dengan memanfaatkan kata kunci
  • Memilih produk yang dapat mengatasi masalah calon konsumen
  • Menyediakan produk yang seseuai dengan minat pasar
  • Memilih produk yang sesuai minat dan kemauan Anda
  • Membangun brand produk yang semenarik mungkin
  • Memanfaatkan pengalaman dan keahlian Anda
  • Mengetahui dan memanfaatkan trend lebih awal

3. Profil Pembeli

Persiapan memulai toko online

Anda sudah menemukan ide usaha. Demikian juga produk yang ingin dijual juga sudah ditentukan. Yang harus Anda ketahui selanjutnya adalah mengetahui persona pembeli. Lantas, apa yang dimaksud dengan persona?

Yang dimaksud persone pembeli adalah sebuah representasi dari  gambaran konsumen ideal Anda berdasarkan riset pasar dan data nyata tentang market yang ada. Faktor yang digunakan untuk mengklasifikasikan personal pembei antara lain:

  • Lokasi
  • Jenis Kelamin
  • Usia
  • Minat
  • Kategori
  • Koneksi
  • Bahasa
  • Pendidikan, dan lain sebagainya

Persona pembeli ini biasa dikenal juga dengan demografi pembeli. Secara umum, demografi sebenarrnya hanya mengumpulkan hal-hal paling umum yang dapat Anda temui pada konsumen saat ini. Antara lain kebutuhan konsumen yang paling umum dan masalah yang dihadapi pelanggan, yang berkaitan dengan solusi dari Anda, kemudian juga karakter demografi. Serta psikografis dan ciri-ciri perilaku pembeli.

Sangat penting untuk melakukan riset hal ini. Mengapa demikian? Karena jika tidak melakukan riset, apa yang Anda lakukan hanya terkesan sebagai perjudian. Anda hanya bisa menebak-nebak. Ada dua faktor yang mendasari persona pembeli.

Pertama adalah faktor internal, yang menekankan faktor psikologis konsumen. Faktor psikologis tersebut antara lain pangalaman, kepribadian, sikap, dan konsep diri.

Faktor kedua adalah faktor eksternal. Faktor eksternal menekankan pada hal-hal seperti budaya,, kelas sosial, kelompok, keluarga, hingga usaha pemasaran. Dengan mengetahui bagaimana perilaku konsumen, Anda akan mendapatkan gambaran lebih untuk menghubungkan produk yang akan Anda jual.

4. Strategi

Sebuah bisnis tak akan bisa berjalan terarah tanpa strategi yang jelas. Bisnis Anda bisa menjadi berantakan dan kacau balau. Dengan strategi, tak hanya agar bisnis tetap berada di jalurnya, Anda juga dapat menyiapkan rencana cadangan jika terjadi situasi yang tidak diinginkan.

Dalam bisnis online sendiri, ada dua strategi yang umum digunakan untuk mempromosikan produk. Yaitu cara promosi gratis dan cara promosi berbayar.

Cara promosi yang gratis, Anda hanya membutuhkan akses internet untuk mengunjungi beberapa blog iklan baris, atau membuat postingan di media sosial seperti Facebook, Twitter dan, Instagram. Berpromosi secara gratis akan memakan banyak waktu dan menguras tenaga.

Cara kedua adalah promosi berbayar. Metode ini menawarkan penggunanya banyak kelebihan. Anda bisa menggunakan iklan berbayar pada berbagai platform. Antara lain menggunakan Google Ads, Facebook Ads, Instagram Ads, dan lain sebagainya.

Tentukan juga strategi yang tepat. Karena, meskipun Anda sudah jor-joran beriklan tetapi strategi promosi Anda, iklan yang Anda jalankan sia-sia belaka.

5. Modal

Persiapan memulai toko online

Point terakhir yang perlu Anda pertimbangkan sebelum membuka bisnis adalah modal. Jika kita membicarakan bisnis offline, sudah pasti Anda harus mengeluarkan modal yang tak sedikit. Entah itu uang, peralatan, perlengkapan, hingga faktor tenaga kerja.

Lantas, bagaimana permodalan bisnis online? Dengan bisnis online, Anda dapat memulainya dengan modal terbatas. Dan bahkan denga modal yang terbatas tersebut, Anda masih bisa mengatasi keterbatasan geografis yang menghemat biaya karena barang tersedia lebih cepat.

Kesimpulan

Itu tadi adalah 5 hal yang perlu Anda perhatikan sebagai persiapan memulai toko online. Masih ada banyak hal detail lain yang bisa Anda dalami.

Berminat membuat bisnis online Anda sendiri? Go digital sekarang juga dengan membuat website toko online hanya di Jejualan, buat toko online Cuma 20 detik. Buktikan sekarang!

 

 

Send Comment