Pada era digital pada saat ini, Anda dapat tertinggal jika bisnis yang Anda jalankan tidak menerapkan prinsip digital marketing strategy. Oleh karena itu, pebisnis di zaman sekarang harus sadar dan paham, seperti apa strategi digital marketing yang layak diterapkan untuk mengembangkan usaha Anda. 

Pengguna media sosial di dunia meningkat dengan pesat setiap tahun. Hal ini tak lepas dari mudahnya akses internet. Selain itu, pengguna smartphone juga semakin banyak, sehingga tak heran jumlah pengguna media sosial semakin bertambah bak air terjun. Cepat sekali pertambahannya. Bagi sebagian orang, media sosial dianggap sebagai wadah untuk eksistensi diri di dunia maya. Dari media sosial pula, Anda bisa tahu informasi terkini dari dunia luar secara lebih leluasa. 

Tak hanya itu di tangan pelaku bisnis, media sosial bisa menjadi sarana untuk melakukan pemasaran. Jumlah pengguna media sosial yang banyak tentu dapat mendukung hal ini. Media sosial seperti Facebook dan Instagram adalah yang paling populer untuk melakukan pemasaran saat ini. Di susul oleh Twitter yang punya pangsa pasar sendiri, dan cukup besar. 

Satu hal yang harus Anda ketahui adalah, melakukan pemasaran menggunakan media sosial tak serta merta dengan mudah dilakukan. Hal penting yang harus Anda lakukan adalah social media marketing strategy. 

Hal ini bertujuan agar pemasaran yang Anda lakukan dapat memberikan hasil yang memuaskan. 

Social Media Marketing Strategy Untuk Pemula

Berikut ini adalah bentuk-bentuk social media marketing strategy untuk pemula. 

Saat ini ada banyak sekali media sosial yang bisa Anda pilih. Tak hanya Facebook dan Instagram, tetapi juga Twitter, LinkedIn, dan yang paling baru dan sedang naik daun: TikTok. Masing-masing platform media sosial tersebut memiliki fitur yang berbeda-beda, dan karakter pengguna yang pastinya juga tidak sama. 

Untuk itu, Anda harus paham siapa saja pengguna dari sebuah media sosial. Misalnya saja, kalau target Anda adalah remaja usia belasan hingga dewasa, Twitter dan Instagram bisa menjadi pilihan bagus untuk digunakan. Apalagi jika Anda bisa membuat konten dengan visual yang menarik, Instagram adalah platform yang tepat. 

Akan beda ceritanya jika target pasar Anda adalah orang-orang kantoran dan pekerja profesional. LinkedIn, media sosial yang khusus didedikasikan untuk para profesional adalah jawabannya. 

Baca Juga : Keuntungan Menggunakan Aplikasi Absensi Online

Buat Konten yang Berkualitas

Salah satu social media strategy yang juga sangat penting untuk dilakukan adalah dengan membuat konten yang bagus untuk bahan postingan Anda. Konten ini tak harus berupa tulisan semua. Tapi juga bisa diselingi dengan gambar ataupun infografis. Namun satu hal yang harus Anda ingat adalah membuatnya dalam jumlah yang pas, agar tidak membuat pengikut Anda jenuh. 

Tanpa mengetahui siapa target audiens, apa yang mereka dibutuhkan, dan dimana mereka bisa mendapatkan produk yang cukup merepresentasikan mereka, akan mustahil bagi Anda untuk dapat menarik perhatian. Anda harus bisa memastikan bahwa konten yang Anda buat cukup mewakili target audiens Anda.

Ketahui lebih dalam segala hal yang berkaitan dengan audiens, atau lebih dikenal dengan demografi. Yang menjadi bagian dari demografi antara lain lokasi geografis, pekerjaan, jenis kelamin, dan karakteristik dari masing-masing audiens. Posisikanlah diri Anda sebagai audiens dan rasakan hal apa yang dapat mewakili mereka.

Mari ambil contoh, seseorang memiliki bisnis fashion dengan target pasar adalah orang-orang berusia 16-35 tahun yang sangat melek teknologi. Anda dapat membuat konten fashion yang berkaitan dengan kegandrungan mereka dengan teknologi. 

Alangkah baiknya untuk menyisipkan gambar produk Anda. Dan kalau bisa, buatlah gambar Anda sendiri. Sebisa mungkin hindari untuk mengambil sembarangan dari internet. Katakanlah, Anda berjualan di Instagram. Sebuah sosial media yang mengedepankan pada visual. Jika konten visual yang Anda buat tidak cukup baik, jangan harap orang akan mau membelinya. 

Percayalah, bahwa konten visual, baik gambar maupun video dapat membuat orang lebih mudah tertarik untuk melihatnya dan pesan yang disampaikan juga dengan mudah diterima. 

Aktif Menjalankan Akun 

Tidak sedikit pelaku bisnis yang telah memanfaatkan media sosial untuk melakukan promosi dan banyak kegiatan lainnya. Mereka akan banyak memposting promosi produk. Juga berbagai penawaran diskon dan sejenisnya untuk menarik pembeli. Hanya saja yang kadang disayangkan adalah, brand tersebut malah kurang aktif untuk berinteraksi dengan pengikutnya. 

Misalnya, ketika ada calon pembeli yang bertanya tentang barang yang ingin dibelinya, akan sangat lama waktu respon yang diberikan. Akibatnya, calon pembeli akan merasa bahwa mereka diabaikan, dan mengurungkan minat untuk membeli barang Anda. 

Hal ini tentu saja sangat disayangkan, karena akun media sosial hanya sebatas digunakan sebagai ajang promosi, bukan menjalin interaksi yang akrab antara Anda dengan calon pelanggan. Pastikan untuk selalu aktif menjalin komunikasi dengan calon pelanggan. 

Memperluas Jaringan 

Media sosial memungkinkan seseorang untuk terhubung dengan pengguna  lainnya di seluruh dunia. Anda bisa memanfaatkan ini untuk memperluas jaringan relasi Anda. Jalinlah pertemanan dengan orang dan calon pembeli dari berbagai tempat. 

Dengan membuka jaringan yang seluas-luasnya di media sosial, tak menutup kemungkinan untuk memperluas dan mengembangkan usaha Anda. Tentu akan sangat menyenangkan jika ada orang yang tertarik dengan bisnis Anda dan mengajak kerja sama, bukan? 

Mempromosikan konten

Menjalankan strategi bisnis adalah sesuatu yang butuh konsistensi untuk melakukannya. Banyak pebisnis yang tahu dan paham akan hal ini, namun sedikit saja yang menjalankannya. Pekerjaan Anda belum selesai saat berhasil membuat konten. Selanjutnya adalah bagaimana cara Anda untuk mempromosi dan mendistribusikan konten yang telah dibuat tersebut.

Adanya fitur promote pada di banyak sosial media memperbolehkan Anda untuk menjadikan sebuah postingan dapat dipromosikan sebagai iklan atau ads di aplikasi. Beriklan, tentu saja dapat membantu Anda untuk dapat terhubung dengan pelanggan bisnis Anda. Tinggal Anda yang memilih salah satu postingan yang sudah Anda share di media, dengan menambahkan tombol call to action.

Anda bisa menentukan target audiens, dan Instagram akan menyarankan target audiens sebagai referensi. Setelah itu, postingan Anda akan dipromosikan sebagai iklan, selama periode yang sudah Anda terapkan.

Dengan tools baru dari Instagram ini, bisnis Anda berpotensi untuk mendapatkan pelanggan baru dari berbagai penjuru. Anda juga bisa lebih dalam lagi untuk memahami karakter audiens, misalnya dengan melakukan penyesuaian konten, dan memperbaiki strategi marketing. Baik online maupun offline. 

Penutup

Jika ingin mendapatkan perhatian dari audiens di media sosial, salah satu hal penting yang Anda lakukan adalah menentukan social media marketing strategy. 

Wujudkan ide bisnis online-mu dengan website toko online. Mau punya website toko online sendiri? Tunggu apalagi, buat toko online-mu bersama Jejualan, Buka Toko Online Cuma 20 Detik. 

 

Send Comment