Bisnis barang antik. Ya, sejak zaman dahulu barang antik telah miliki nilai tersendiri di masyarakat. Barang antik juga memiliki nilai ekonomi yang tinggi mengingat adanya sisi sejarah dan kesan klasik yang melekat di dalamnya. Karena itulah, bisnis jual beli barang antik mulai dilirik sebagai bisnis yang menguntungkan sebagai inspirasi usaha.

Lalu, seperti apa cara berbisnis jual beli barang antik? Apa saja yang harus dipersiapkan? Apakah harus memiliki toko sendiri? Atau berapa modal yang dibutuhakan untuk memulai bisnis jual beli barang antik? Kanca Jejualan, simak artikel cara bisnis jual beli barang antik berikut ini sampai selesai, ya.

Cara Bisnis Jual Beli Barang Antik?

  1. Siapkan barang yang akan dijual

Cara Bisnis Jual Beli Barang Antik

Sebelum membuka bisnis jual beli barang antik, pastikan Anda sudah menyiapkan barang-barang antik yang akan dijual. Kemudian, Anda bisa melakukan sortir barang antik tersebut dalam beberapa kategori. Misalnya saja barang pecah belah, aksesori musik, uang kuno, dan lain sebagainya.

Dan, agar memudahkan Anda saat melakukan penjualan, berikan kode khusus pada tiap kategorinya. Kode ini akan sangat membantuk Anda saat melakukan pencatatan. Sehingga Anda dengan mudah mengetahui mana produk yang sudah laku terjual dan yang belum.

  1. Tetapkan harga yang bersaing

Kita tahu, barang antik bisa memiliki harga yang sangat tinggi. Umumnya tergantung pada kondisi barang, nilai sejarah dan nilai seni yang terkandung di dalamnya. Anda bisa membandingkan harga pada barang dijual di tempat Anda, dengan tempat lain. Ya, meskipun langka, barang antik serupa bisa ditemukan di beberapa tempat, tentu saja dengan harga yang berbeda-beda. Selalu update harga barang antik yang Anda jual, lalu bandingkan dengan harga pasaran yang berlaku.

  1. Memilih lokasi yang tepat

Memilih lokasi yang tepat, sedikit banyak akan berpengaruh pada seberapa ramainya toko barang antik yang Anda kelola. Cara paling mudah tentu saja dengan membuat semacam galeri kecil ditempat tinggal Anda. Tidak perlu modal tambahan untuk menyewa tempat.

Bisa juga jika Anda memiliki modal lebih dan ingin toko Anda dikunjungi banyak orang, ada piihan untuk membuka toko barang antik Anda di pusat-pusat keramaian, seperti pasar dan mall. Tempatkan seluruh barang pada posisi yang benar-benar enak dipandang. Selain itu, Anda bisa meletakkan pernak pernik tambahan untuk mempercantik toko barang antik Anda.

  1. Melakukan Promosi

Cara Bisnis Jual Beli Barang Antik

Ada dua macam promosi yang bisa Anda lakukan. Yaitu promosi dari mulut ke mulut dan tentu saja promosi menggunakan teknologi sosial media. Promosi dari mulut ke mulut adalah cara yang paling mudah untuk memberi tahu orang lain tentang bisnis jual beli barang antik milik Anda. Selain mudah, cara ini juga murah karena Anda tidak perlu mengeluarkan biaya promosi apapun.

Agar proses penyampain informasi lebih maksimal, buatlah daftar mengenai poin-poin yang akan dijelaskan pada pembeli. Jangan lupa untuk meminta bantuan teman, keluarga dan kerabat untuk menghasilkan promosi word of mouth yang lebih efektif.

Anda juga bisa melakukan promosi menggunakan media sosial. Seperti instagram dan Facebook. Selain itu, Anda juga bisa memanfaatkan berbagai situs e-commerce untuk meningkatkan kredibilitas bisnis Anda. Ada beberapa tips agar promosi Anda di sosial media lebih efektif dan efisien:

  • Gunakan media sosial yang paling diminati oleh target audiens Anda.
  • Buatlah akun khusus untuk bisnis jual beli barang antik.
  • Unggah foto secara berkala. Bila perlu tambahkan testimoni yang berisi penilaian positif dari pembeli sebelumnya.
  • Lebih responsive saat membalas pertanyaan dan komenter dari calon pembeli di media social.

Tips Berbisnis Jual Beli Barang Antik

Anda sudah mengetahui cara bisnis jual beli barang antik. Anda juga harus tahu tips dan trik yang jitu saat memutuskan terjun di bisnis jual beli barang antik. Berikut adalah tips berbisnis barang antik untuk Anda, Kanca Jejualan:

  1. Selalu mencari informasi yang relevan

Sebelum mencari barang antik untuk dijual kembali, alangkah baiknya untuk terlebih dahulu mencari informasi tentang barang antik yang Anda cari. Mengingat tingginya minat masyarakat akan barang antik, tak heran banyak pihak tak bertanggung jawab yang mengambil kesempatan untuk melakukan penipuan.

Carilah informasi sebanyak-banyaknya, baik itu melalui artikel di internet atau dari teman dan kerabat yang juga menggemari barang antik.

  1. Memperluas jaringan

Cara Bisnis Jual Beli Barang Antik

Memperluas jaringan dan pertemanan sangat penting dalam bisnis jual beli barang antik. Umumnya penggemar barang antik suka menghimpun diri dalam sebuah komunitas. Semakin luas jaringan Anda, akan semakin banyak informasi tentang barang antik yang bisa Anda dapatkan. Bahkan dari jaringan tersebut, bukan tidak mungkin Anda bisa mendapatkan koleksi barang antik murah yang berpotensi bisa dijual dengan harga tinggi di kemudian hari.

  1. Rajin Melakukan Perawatan

Barang antik membutuhkan perawatan yang lebih intensif karena usianya yang sudah tua. Sebagai penjual, Anda harus rajin membersihkan barang antik secara rutin sehingga kualitasnya tetap terjaga. Saat merawat barang antik, Anda juga harus memperhatikan tempat penyimpanannya. Agar barang antik tidak rusak, sebaiknya menyimpannya di tempat yang pas. Seperti di lemari kaca, atau ruangan dengan kelembaban yang terjaga. Pastikan barang antik tersebut terhindar dari gangguan hewan-hewan pengerat dan rayap, sehingga tetap utuh dan memiliki nilai yang tinggi di masa mendatang.

  1. Sabar

Mengoleksi barang antik tidak bisa sembarangan. Anda harus memiliki mata yang jeli. Sebagai penjual anda harus memiliki insting memilih yang baik. Menjual barang antik bukanlah usaha jangka pendek. Barang yang Anda jual tidak bisa laku dengan cara yang mudah. Terkadang Anda harus menunggu berbulan-bulan sampai barang yang Anda jual akhirnya laku.

Bahkan bukan tidak mungkin, sampai bertahun-tahun barang yang Anda jual tidak laku-laku. Oleh karena itu, memilih barang harus tepat. Untuk Anda yang tidak mempunyai stok kesabaran yang mumpuni, mungkin kurang cocok untuk berbisnis barang-barang antik.

Kesimpulan

Kanca Jejualan, demikianlah artikel tentang cara bisnis jual beli barang antik. Bisnis barang antik tidak pernah lekang oleh zaman. Setiap waktu peminat benda-benda lawas memiliki kecenderungan meningkat. Tentu ini adalah sebuah peluang yang bagus untuk mulai terjun berbisnis jual beli barang antik.

Jika Anda memiliki pertanyaan seputar layanan Jejualan, jangan ragu untuk menuliskannya di kolom komentar, atau menghubungi tim support Jejualan yang siap membantu Anda 24 jam.

Semoga artikel ini bermanfaat.

 

Send Comment