Sekarang ini, siapa sih, yang nggak suka dengan konten video? Ya, hampir setiap hari, kita sebagai pengguna gadget, sering melihat konten video dengan berbagai cara. Ada yang memang niat mencari di YouTube, dan ada juga yang kebetulan lewat di timeline media sosial. Kalau kebetulan video tersebut bagus, entah kontennya, latar musiknya, atau vsilanya, tak jarang kita akan mengunduhnya ke gadget. Kalau tidak mengunduh, minimal, akan memberi like ata komentar. 

Hal inilah yang kemudian disadari oleh para pemasar, bahwa video bisa menjadi cara yang ampuh untuk mempromosikan produk. Banyak brand-brand yang akhirnya membuat video marketing. Tak melulu jualan, banyak video marketing yang berisi pesan-pesan inspirasional. Jika kamu adalah pebisnis yang sedang mencari cara untuk mempromosikan produk dengan video, tak harus membuat video marketing yang memakan budget sangat mahal. Jadi, jangan ragu untuk membuat video marketing. 

Karena itu, pada artikel kali ini, kami akan berbagi dengan Kanca Jejualan, cara membuat video marketing yang efektif. Jadi, silakan simak artikel ini sampai selesai, ya. 

Video Marketing, Apa Itu? 

Video marketing adalah salah satu cara memasarkan bisnis dengan menggunakan konten video. Video marketing sendiri menjadi salah satu strategi pemasaran yang disukai oleh calon pelanggan, sebelum membeli atau menggunakan produk. 

Menurut survei Hubspot, lebih dari 50% calon pelanggan yang lebih suka melihat sebuah produk dalam bentuk video, daripada jenis konten yang lain. 

Video marketing adalah salah satu dampak dari modernisasi teknologi. Dan saat ini, video marketing sangat diminati oleh para pebisnis. Baik oleh pebisnis besar, ataupun yang masuk berskala kecil. 

Cara Menggunakan Google Trend Untuk Strategi Konten 

Semuanya bersaing untuk menyajikan konten video yang menarik. Tujuannya jelas, untuk menjangkau pasar yang lebih luas, tentunya. Dengan video marketing, kamu bisa menggabungkan berbagai cara pemasaran dalam satu video, Mulai dari siaran langsung, launching produk, keunggulan produk dan lain sebagainya. 

Manfaat  Video Marketing Untuk Menunjang Penjualan 

Ada sangat banyak manfaat dari penggunaan video marketing. Apa saja? Berikut manfaat yang bisa kamu dapatkan dari video marketing: 

– Membantu Terhubung dengan Audiens

Video bisa menjadi cara yang tepat untuk menghubungkanmu dengan audiens. Dengan konten video yang kamu buat, audiens bisa lebih mudah mendapatkan lebih banyak informasi seputar produkmu. Dan produkmu akan lebih mudah untuk dikenal. 

– Mudah Diakses 

Bukan tanpa alasan mengapa video marketing sangat mudah untuk diakses. Ya, saat ini ada banyak sekali platform yang bisa digunakan untuk mendistribusikan video marketing. Ada YouTube, Facebook ,Instagram, Twitter, dan rising star saat ini: TikTok. Dengan smartphone dan gadget yang makin canggih hari ini, orang bisa dengan mudah mengakses video dari mana dan kapan saja. Kamu juga bisa lebih hemat dalam memasarkan video marketing. 

– Membantu Meningkatkan Konversi

Calon konsumen di dunia maya hari ini, lebih cenderung membeli sebuah barang setelah menonton video review tersebut. Dengan menonton video, calon pelanggan bisa mendapatkan informasi lebih banyak tentang sebuah produk. Mulai dari kelebihan dan kekurangan, user experience, sampai harganya. 

Cara Membuat Video Marketing yang Efektif

Membuat video marketing memang butuh anggaran yang tidak sedikit. Namun bukan tidak mungkin untuk membuat video marketing yang ramah di kantong. Banyak video marketing yang menarik dibuat dengan biaya minim, tanpa mengurangi kualitas dan pesan video tersampaikan. 

Menyiapkan Sumber Daya

Untuk membuat video marketing yang hemat biaya, kamu bisa membuat video sendiri. Berikut beberapa hal yang haru kamu persiapkan: 

  • Konsep video
  • Kamera dan peralatan pendukung. Kalau tidak memiliki kamera sendiri, kamu bisa menyewa atau hanya menggunakan handphone. Apalagi handphone keluaran terbaru memiliki fitur kamera yang dapat diandalkan untuk membuat video produk. 
  • Talent 
  • Perangkat untuk melakukan editing. Bisa komputer, laptop, atau bahkan handphone. 

Riset Konten yang Dibutuhkan 

Sebelum mulai membuat video marketing, alangkah baiknya untuk melakukan riset terlebih dulu. Ini penting dilakukan agar video yang kamu buat relevan dengan target audiens. Ketikab melakukan riset, ada dua hal yang harus kamu perhatikan, yaitu: 

Tentukan jenis konten yang sesuai dengan bisnismu

Saat menentukan jenis konten yang digunakan. Kamu harus memperhatikan value konten yang akan diberikan pada penonton. Ada beberapa konten yang bisa digunakan, misalnya seperti konten edukasi, promosi, dan jenis konten lainnya. 

– Riset target secara spesifik

Dengan mengetahui target audiens yang spesifik, kamu akan lebih mudah dalam membuat proses pembuatan konten video marketing yang pas untuk bisnismu. 

Membuat Storyboard 

Setelah menentukan konten apa yang ingin dibuat, langkah selanjutnya adalah membuat rancangan video. Rancangan video bertujuan agar video konten marketing yang kamu buat agar lebih maksimal lagi. 

Ketika sedang merancang video, kamu perlu yang namanya storyboard atau script. Storyboard adalah rancangan gambar thumbnail yang menggambarkan isi video. Sedangkan script adalah naskah, yang berisi tulisan poin-poin penting tentang apa yang ingin kamu sampaikan dalam sebuah video. 

Buat Video Singkat dan Sederhana 

Sesuatu yang bertele-tele adalah hal yang menyebalkan. Sebagai pembuat video, kamu harus mengetahui perilaku penonton. Apalagi, tren penonton sekarang lebih menyukai video-video yang singkat. Karena itu, penting untuk membuat konten video marketing yang singkat dan menarik. 

Menentukan Platform yang Tepat

Ada banyak tempat untuk mendistribusikan video. Kamu bisa menggunakan hampir semua platform yang ada untuk memaksimalkan video marketing. Mulai dari Facebook, Twitter, WhatsApp, YouTube, dan lain sebagainya. 

Untuk menjangkau audiens yang lebih luas, kamu bisa mengiklankan video yang kamu buat. Hampir semua media sosial yang ada saat ini, memiliki fitur yang memungkinkan penggunanya untuk beriklan. 

Bisnis Franchise, Apa Itu? 

Setelah konten yang kamu buat sudah terupload, jangan lupa untuk menganalisa kinerja konten tersebut. Bagaimana pertumbuhannya, apakah positif atau negatif. Rata-rata media sosial hari ini, memiliki fitur analitik, yang fungsinya untuk melakukan analisis konten. 

Hasil evaluasi kinerja konten ini, nantinya dapat digunakan sebagai acuan untuk mengembangkan konten yang akan datang. Data dari hasil analisis tersebut, dapat digunakan  untuk mengembangkan strategi video marketing selanjutnya. 

Penutup 

Untuk kamu yang sedang mengembangkan bisnis, video marketing sangat layak untuk dicoba. Dengan kecenderungan audiens yang menyukai konten audio visual, video marketing sangat layak untuk dilakukan. Semoga dengan artikel ini, Kanca Jejualan semakin tahu cara membuat video marketing yang efektif. 

Wujudkan ide bisnismu dengan website toko online dari Jejualan. Dapatkan berbagai fitur terbaik toko online harga terjangkau dari Jejualan, Buka Toko Online Cuma 20 Detik. 

 

Send Comment